Kota – Bea Cukai Gresik terus menunjukkan kiprah dan kinerja optimal dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengawasan, sekaligus memperkuat nilai integritas di momentum bulan suci Ramadan. Berbagai kegiatan diselenggarakan tidak hanya sebagai bentuk penguatan spiritual internal, tetapi juga sebagai upaya mempertegas komitmen organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Sejumlah program yang digeber selama Ramadan antara lain Anggur (Angkat Gairah Iman dengan Kajian Dzuhur). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi pegawai untuk menanamkan nilai amanah, kejujuran, serta profesionalisme sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
Baca Juga: Tumbuh Bersama Lingkungan, Wilmar Gresik Distribusikan 19.000 Paket Sembako Ramadan
Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Asep Munandar, turut mengisi kajian Ramadan ba’da Dzuhur dengan mengangkat tema pentingnya profesionalisme sebagai bagian dari tanggung jawab sekaligus ibadah dalam bekerja.
“Profesionalisme bukan hanya soal kompetensi teknis, tetapi juga tentang menjaga amanah dan menghadirkan kualitas kerja terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat,” ujar Asep.
Menurutnya, profesionalisme dibangun atas tiga pilar utama, yakni amanah sebagai wujud menjaga kepercayaan dengan jujur dan bertanggung jawab, itqon sebagai komitmen bekerja secara sungguh-sungguh dan berkualitas, serta ihsan sebagai kesadaran untuk selalu memberikan yang terbaik.
“Nilai-nilai tersebut menjadi penguat integritas pegawai sekaligus pendorong peningkatan kualitas pelayanan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat serta dunia usaha,” tambahnya.
Baca Juga: Khidmat Malam Selawe, Gus Yani Ajak Masyarakat Iktikaf Jemput Lailatul Qadar di Sunan Giri
Selain itu, terdapat pula program Manggis (Mantap Giatkan Aman dengan Hadis), Alpukat (Amalan Bacaan Al-Quran Penguat Taqwa), serta Kurma (Kerja Responsif, Amanah, dan Maksimal) yang secara konsisten dijalankan sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pelayanan.
Komitmen kinerja tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan sosial sebagai bagian dari pendekatan humanis institusi. Pada puncak rangkaian Ramadan, Bea Cukai Gresik menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan aksi berbagi kepada masyarakat dengan melibatkan Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Gresik.
Baca Juga: Safari Ramadan Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan Senilai Rp 1,52 Miliar
Melalui program Pepaya (Peduli dan Penuh Empati dengan Sesama), sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada masyarakat di sekitar kantor. Bantuan juga disalurkan kepada para petugas layanan dan tenaga pendukung kantor, seperti petugas customer service, PKD, PPNPM, serta penjaga koperasi Bea Cukai Gresik.
“Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas sekaligus kepedulian sosial. Kami ingin kehadiran Bea Cukai tidak hanya dirasakan melalui fungsi pelayanan dan pengawasan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” imbuh Asep.
Ia berharap, melalui rangkaian program Ramadan ini seluruh insan Bea Cukai Gresik mampu menjaga kinerja agar tetap profesional, transparan, dan berintegritas.
"Penguatan nilai spiritual dan sosial diharapkan menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan publik, serta mendorong peran strategi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," pungkasnya.
Editor : Muhammad Firman Syah