Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Harga Kebutuhan Pokok di Gresik Stabil Terkendali, Diskoperindag Pastikan Stok Aman Jelang Akhir Tahun

Fajar Yuliyanto • Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:39 WIB
BAZAR : Pasar murah di depan kantor Dinas Pertanian Gresik yang waktu minggu kemarin.
BAZAR : Pasar murah di depan kantor Dinas Pertanian Gresik yang waktu minggu kemarin.

RADAR GRESIK – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik memastikan bahwa harga kebutuhan pokok di wilayah Gresik masih dalam kondisi stabil.

Meskipun terjadi sedikit fluktuasi harga pada beberapa komoditas, Diskoperindag menegaskan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan seperti yang dialami di sejumlah daerah lain.

Kepala Diskoperindag Gresik, Darmawan, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum perlu melakukan intervensi pasar yang mendalam.

“Sampai hari ini kami belum melakukan intervensi, misalkan terkait harga beras, minyak, dan lain sebagainya. Memang ada sedikit kenaikan di beberapa item, tapi di Kabupaten Gresik sampai saat ini tidak terjadi lonjakan yang ekstrem,” kata Darmawan, Senin (27/10).

Darmawan lebih lanjut menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Gresik berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan fluktuasi pada komoditas telur beberapa waktu lalu.

“Dalam beberapa waktu lalu harga telur yang sempat naik di kisaran Rp 30 ribu per kilogram, namun stok barang masih aman sehingga tidak sampai kekurangan. Untuk hari ini kemungkinan sudah turun untuk harga telur,” imbuhnya.

Menurut Darmawan, fluktuasi harga merupakan hal yang lumrah dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengaruh cuaca, biaya transportasi, dan hasil panen yang menurun.

Namun, ia memastikan bahwa suplai barang seperti beras, minyak goreng, dan telur tetap mencukupi di pasaran.

Selain memantau distribusi dan harga, Diskoperindag juga melakukan survei terhadap pedagang kecil dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), khususnya pedagang telur.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya praktik penimbunan atau upaya menaikkan harga secara tidak wajar.

“Pedagang kecil dan UKM di Gresik tidak ada yang menimbun barang. Mereka juga paham bahwa menaikkan harga terlalu tinggi justru bisa membuat pelanggan kabur. Jadi wajar kalau harga naik satu sampai dua hari, tapi akan segera stabil kembali,” jelasnya.

Dengan kondisi pasokan yang terjaga dan pengawasan yang rutin dilakukan, Diskoperindag Gresik optimistis harga kebutuhan pokok di wilayahnya akan tetap terkendali menjelang akhir tahun.

“Semoga harga kebutuhan pokok tetap stabil di Kabupaten Gresik,” pungkas Darmawan. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#diskoperindag #Harga #gresik #Sembako #stabil