Sekretaris Direktorat Jenderal Migas Kementrian ESDM, Setyorini Tri Hutami mengatakan saat ini 4.000 Sambungan Rumah (SR) yang dibangun di Kecamatan Cerme Gresik telah rampung dan dapat dinikmati masyarakat. Oleh sebab itu, guna memastikan hal tersebut pihaknya melakukan kunjungan ke rumah masyarakat di Kecamatan Cerme. “Kunjungan lapangan ini untuk memastikan jargas terbangun dengan baik, memenuhi kaidah keselamatan, serta dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat,” kata Rini di sela-sela kunjungannya.
Dalam kunjungan tersebut, Rini meninjau fasilitas dan berdialog langsung dengan masyarakat yang menikmati jargas. Secara umum, masyarakat menyambut gembira pembangunan jargas karena biaya bahan bakarnya lebih murah dibandingkan LPG 3 kg, serta tidak perlu takut repot jika kehabisan bahan bakar untuk memasak karena jargas tersedia 24 jam.
Baca Juga : Endi Berhasil Antarkan MI Nurul Huda Cerme Menjadi Madrasah Digital
"Program jargas memiliki makna bagi program kemudahan akses energi dimana masyarakat diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan. Manfaat dari gas bumi seperti mengurangi emisi gas buang yang akan membuat penurunan tingkat pencemaran lingkungan secara signifikan," paparnya.
Dirincikan, pembangunan jargas tahun 2022 di Kabupaten Gresik sebanyak 4.000 SR mencakup enam kelurahan yaitu Cagak Agung (381 SR), Cerme Kidul (1.127 SR), Cerme Lor (704 SR), Betiting (778 SR), Ngabetan (606 SR) dan Iker Geger (404 SR). Sumber gas berasal dari PT. Kangean Energy Indonesia. Ltd.
"Kami meminta masyarakat agar nomor pengaduan jargas sehingga apabila terjadi kesulitan atau masalah, dapat langsung menghubungi nomor kontak tersebut," tandasnya.
Sementara itu, Supini salah satu pengguna mengaku banyak merasakan manfaat menggunakan jargas
“Enak pakai jargas. Tidak ada kesulitan menggunakan jargas ini, nyala apinya biru,” tuturnya.
Baca Juga : Tren Produksi Gas Jabanusa Mengalami Peningkatan
Pengakuan senada juga diungkapkan Jamilah yang jargas di rumahnya telah mengalir sejak September 2022. Lantaran baru saja mengalir, Jamilah belum mengetahui biaya pemakaian per bulannya. Namun secara umum, menggunakan jargas menghemat sekitar 50 persen dibandingkan LPG 3 kg.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, jargas sejak tahun 2009 dan hingga 2021, telah terbangun 662.431 Sambungan Rumah (SR) yang terdistribusi di 17 provinsi dan 57 kabupaten/kota. “Untuk tahun 2022, salah satu kota yang menikmati jargas di Kabupaten Gresik, termasuk di Kecamatan Cerme,” pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah