Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Berantas Mafia Pupuk Subsidi, PG Luncurkan Aplikasi Petroport

Hany Akasah • Senin, 7 Februari 2022 | 14:00 WIB
BERANTAS MAFIA : Petrokimia Gresik meluncurkan aplikasi Petroport untuk perketat pengawasan pupuk bersubsidi. (Dok./Radar Gresik)
BERANTAS MAFIA : Petrokimia Gresik meluncurkan aplikasi Petroport untuk perketat pengawasan pupuk bersubsidi. (Dok./Radar Gresik)
GRESIK - Petrokimia Gresik (PG) terus meningkatkan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi menjelang musim tanam April – September tahun 2022 ini. Salah satunya dengan menciptakan aplikasi Petroport.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih mengatakan penerapan sejumlah sistem dan aplikasi digital seperti Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO), dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

"Kami ingin memastikan proses distribusi diseluruh lini yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik berjalan dengan baik dan sesuai prosedur," ujarnya.

Dikatakan, sistem aplikasi digital ini dibangun untuk memperkuat pengawasan di seluruh jaringan distribusi yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik.Untuk memastikan data yang diinput sesuai dengan kondisi riil di lapangan, petugas gudang wajib melampirkan foto kondisi truk.



Bahkan, serah terima antara petugas dan driver dilakukan setelah proses pemuatan selesai dan ditandai dengan berita acara yang dilengkapi digital signature. Setelah pengambilan pupuk selesai, data akan langsung terkoneksi dengan System Application and Product in Data Processing (SAP) Pupuk Indonesia.

“Dengan demikian, kita bisa meng-capture kondisi stok secara real time di seluruh area dari lini I sampai lini IV, baik indoor maupun outdoor (dalam perjalanan),” kata Digna

Lebih lanjut disampaikan, pengawasan di area pergudangan, digitalisasi pengawasan distribusi turut diterapkan di pelabuhan melalui sistem Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport). Petroport berfungsi sebagai pengawasan, pencatatan dan pelaporan, serta penentuan rekomendasi keputusan secara digital dan otomatis (automatic decision systems). Sehingga, dapat menghilangkan potensi demurrage atau denda akibat keterlambatan proses bongkar muat.

Digna mengatakan, pengawasan terhadap penyaluran sampai dengan penggunaan pupuk bersubsidi di setiap daerah dilakukan oleh Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) yang terdiri dari unsur-unsur dinas terkait dan aparat penegak hukum. Nah, KP3 ini mempunyai hak untuk merekomendasikan pencabutan ijin distributor melalui dinas daerah yang membawahi perdagangan apabila terbukti melakukan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Secara prinsip Petrokimia Gresik siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan pemerintah,” tandasnya. (fir/rof) Editor : Hany Akasah
#PUPUK #gresik #petrokimia #Subsidi #Petrokimia Gresik