Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Terikan Ayam Tempe: Kuliner Khas Gresik dengan Cita Rasa Asam Pedas yang Unik

Hany Akasah • Rabu, 17 April 2024 | 21:17 WIB
Terikan Ayam tempe
Terikan Ayam tempe

RADAR GRESIK - DI Kecamatan Gresik, meski berada di wilayah kota, namun ada beberapa makanan khas yang ada di wilayah ini. Salah satunya terikan ayam tempe bumbu asam pedas.

Entah darimana asal nama terikan yang melekat pada nama makanan khas ini. Dilihat dari fisik makanan, hampir mirip dengan semur atau kuah asam manis. Namun jika dirasakan dan dinikmati, terikan ayam ini memiliki keunikan rasa dan berbeda dengan makanan sejenis. Jika semur lebih kuat aromanya pada manis dan pedas, maka untuk terikan ini lebih banyak mengarah pada asam pedas.

Bumbu yang diolah untuk terikan ayam asam pedas sebenarnya tidak jauh berbeda dengan garang asam atau iga asam-asam pedas. Bedanya jika iga asam asam pedas, hampir mirip dengan semur hanya ditambah dengan rasa asam yang berasal dari buah asam dan belimbing wuluh. Namun untuk terikan, rasa masam berasal dari buah asam yang dicampur dengan cabai tanpa belimbing wuluh.

"Dan rasa asam pedas ada sedikit manisnya dari bumbu kecap yang dijadikan satu dalam olahan. Sehingga, tanpa asam dan lombok, sebenernya bumbunya mirip dengan olahan semur," kata Hj Mashumayun, pemilik katering Tiga Putra di Jalan Harun Tohir 1/8 ini.

Dijelaskan, terikan ayam sudah ada sejak lama dan turun temurun. Dia mendapatkan resep masakan dari orang tuanya. Kemudian resep itu dikembangkan menjadi hidangan yang pas untuk disantap siang hari. Pemilihan bahan dan bumbu terikan ayam hampir sama dengan pemilihan menu semur dan garang asam.

“Dan rasa asam pedas ada sedikit manisnya dari bumbu kecap yang dijadikan satu dalam olahan. Sehingga, tanpa asam dan lombok, sebenernya bumbunya mirip dengan olahan semur.” kata Hj Mashumayun

"Saya pilih ayam kampung yang bagus, kemudian dibersihkan dengan air. Setelah bersih, ayam dimasak dalam wadah air hingga dagingnya terasa empuk. Setelah kuah bergolak, semua bumbu-bumbu yang ada dimasukkan. Khusus lombok, agar tercipta rasa pedas yang awet, jangan dihaluskan. Namun dimasukkan secara utuh ke dalam kuah," terangnya.

Setelah agak matang, baru kemudian bumbu dan bahan tambahan lain dimasukkan. Kalau memang gemar tempe dan tahu, bahan ini bisa menemani ayam kampung.

"Daging ayam juga bisa diganti dengan daging sapi. Itu semua sesuai selera. Kalau seleranya daging ayam ya pakai daging ayam, kalau daging sapi ya pakai daging sapi," Tutur Wanita yang memiliki hobi memasak ini.

Adapun Yudhi (34) yang merupakan seorang karyawan swasta juga menambahkan jika untuk penyajian , kuah terikan ayam tempe memang lebih tepat disajikan dalam kondisi hangat. Dengan nasi hangat, terikan bisa dihidangkan saat berbuka puasa. Atau kalau di luar bulan puasa, terikan ini serasa nikmat jika disajikan pada siang hari sebagai hidangan makan siang.

"Kalau mau tambah selera pedasnya, bisa ditambah sambal terasi. Itu kalau yang doyan pedas, tapi dengan kuah bumbu asam pedasnya, dijamin enak kok," kata Yudhi, karyawan swasta penikmat masakan khas Gresik.

Dikatakan Yudhi, sajian terikan ayam memang cukup nikmat disantap siang yang membuat rasa penat dan panas bisa hilang dengan kuah yang agak asam dan pedas. Dia mengistilahkan, sebelas dua belas atau sejajar antara rasa dan suasana menikmatinya.

"Usai makan terikan, biasanya minumannya es teh atau es degan sungguh menyegarkan. Ini saja buka puasa dengan es blewah juga sudah memuaskan rasa lapar setelah berpuasa seharian," terang Yudhi. (Dhe/Han)

Editor : Hany Akasah
#Pedas #makanan #tempe #gresik #terikan ayam #asam