Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Mitigasi Kekeringan, BPBD Gresik Siapkan 250 Tangki Air dan Larang Bakar Sampah

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Siaga : BPBD Gresik yang menyalurkan bantuan air bersih ke warga pada tahun kemarin. (Dok/Radar Gresik)
Siaga : BPBD Gresik yang menyalurkan bantuan air bersih ke warga pada tahun kemarin. (Dok/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mulai memperkuat langkah mitigasi guna menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun ini.

Upaya antisipasi ini dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemetaan risiko wilayah hingga penyiapan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun strategi khusus untuk menangani dampak kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebagai langkah awal, BPBD tengah menyusun Surat Edaran (SE) mengenai kesiapsiagaan serta melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat luas.

Selain langkah administratif, upaya teknis seperti optimalisasi waduk dan embung serta patroli rutin di area rawan juga terus diintensifkan. Sukardi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga dalam menghadapi periode kering ini.

Advertisement

“Mitigasi juga kami lakukan melalui sosialisasi bahaya kekeringan dan karhutla kepada masyarakat, termasuk cara pencegahannya,” kata Sukardi pada Kamis (30/4).

Hingga saat ini, BPBD telah menyiapkan cadangan distribusi bantuan air bersih sebanyak kurang lebih 250 tangki. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, menambahkan bahwa pendistribusian perlengkapan pendukung seperti tandon lipat dan terpal sudah mulai dikirimkan ke beberapa wilayah prioritas, di antaranya Kecamatan Panceng, Sidayu, Duduksampeyan, hingga Balongpanggang.

Berdasarkan prakiraan BMKG, puncak kekeringan diprediksi terjadi pada bulan Juli hingga Agustus. Oleh karena itu, BPBD juga telah berkoordinasi dengan dinas pertanian agar para petani mulai beralih ke varietas tanaman yang lebih tahan terhadap cuaca kering.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat penting dalam menghadapi kekeringan ini,” tegas Sukardi.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar sampah atau rumput sembarangan guna mencegah kebakaran lahan. Selain itu, warga diharapkan lebih hemat dalam penggunaan air bersih serta terus memantau informasi cuaca resmi agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan cepat dan tepat.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Krisis Air saat Kemarau, Ratusan Warga Gresik Terbantu Pasokan Air Bersih dari YBM PLN

Krisis Air saat Kemarau, Ratusan Warga Gresik Terbantu Pasokan Air Bersih dari YBM PLN

Menurutnya, momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama melalui aksi nyata. Melalui program ini, PLN UP3 Gresik bersama YBM PLN ber

Atasi Kekeringan, Bupati Gresik Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

Atasi Kekeringan, Bupati Gresik Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

RADAR GRESIK – Dampak musim kemarau panjang yang masih melanda wilayah Kabupaten Gresik memicu krisis air bersih di sejumlah desa. Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat

Lahan Pertanian di Gresik Terdampak Kekeringan, Mentan Gelontorkan Bantuan Pompa dan Irigasi

Lahan Pertanian di Gresik Terdampak Kekeringan, Mentan Gelontorkan Bantuan Pompa dan Irigasi

RADAR GRESIK – Ancaman kekeringan masih menjadi tantangan serius bagi sektor pertanian di Kabupaten Gresik. Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Gresik mencatat sekitar 19,2 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer