Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ubah Hobi Jadi Ekonomi, Komunitas Sorag Ajak Perempuan Gresik Mahir Merajut

H
Penulis: Hany Akasah❯
Minat : Ubah hobi jadi ekonomi, Komunitas Sorag ajak perempuan gresik mahir merajut. (Iza/Radar Gresik)
Minat : Ubah hobi jadi ekonomi, Komunitas Sorag ajak perempuan gresik mahir merajut. (Iza/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Kreativitas kerajinan tangan di Kabupaten Gresik semakin berwarna dengan hadirnya komunitas baru bagi para pencinta rajut. Bernama Sorag (Sobat Rajut Gresik), wadah ini resmi diperkenalkan sebagai ruang belajar sekaligus pengembangan keterampilan merajut bagi masyarakat.

Kehadiran Sorag menjadi salah satu magnet dalam rangkaian Parentopia Festival yang diinisiasi oleh Alummah Komite di Atrium Gresmall, Gresik. Selama dua hari, 30 April dan 1 Mei 2026, komunitas ini unjuk gigi melalui workshop interaktif yang menarik minat pengunjung, terutama kalangan ibu-ibu.

Advertisement

Puncak kegiatan pada Kamis (30/4) malam, menjadi momen hangat saat para peserta diajak langsung memegang jarum rajut. Dengan sistem pendampingan khusus, setiap kelompok dipandu oleh satu coach berpengalaman. Mulai dari pengenalan istilah dasar hingga teknik merajut menyeluruh diberikan secara bertahap.

Inisiatif ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Desa Yosowilangun, H. Abdur Rosyid. Ia menyatakan dukungannya terhadap pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis komunitas ini. Bahkan, pihaknya berkomitmen membantu proses legalitas agar karya para perajin memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Semoga acara ini sukses dan berlanjut. Silakan segera berkoordinasi dengan kami agar dapat didampingi untuk mengurus legalitasnya,” ujar Rosyid saat menghadiri acara tersebut.

Senada, ketua TP PKK Desa Yosowilangun juga menyambut positif dan menyatakan ketertarikannya bergabung dengan Sorag. Menurutnya, komunitas ini menjadi sarana strategis bagi perempuan untuk saling berbagi ilmu.

 “Yang sudah mahir bisa mengajari yang lain, sehingga ilmunya bermanfaat dan produktif,” ungkapnya.

Suasana workshop berlangsung cair dan hangat. Pendekatan para coach yang sabar membuat peserta pemula tidak ragu untuk bereksperimen. Antusiasme tinggi terlihat saat para peserta berlomba menyelesaikan karya terbaik mereka, yang di akhir acara diberikan apresiasi oleh panitia.

Hadirnya Sorag diharapkan tidak hanya sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mampu mendorong produk kerajinan lokal Gresik untuk bersaing di pasar yang lebih luas melalui berbagai pameran di masa depan. (iza/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Bekali Kemandirian Warga Binaan Perempuan, Rutan Gresik Gelar Pelatihan Keterampilan Merajut

Bekali Kemandirian Warga Binaan Perempuan, Rutan Gresik Gelar Pelatihan Keterampilan Merajut

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus berinovasi dalam mengoptimalkan program pembinaan bagi para penghuninya. Kali ini, Rutan Gresik menggelar pelatihan keterampilan merajut yang ditujukan k

Imigrasi Tanjung Perak Kukuhkan Yosowilangun Jadi Desa Binaan Mencegah Kejahatan Keimigrasian

Imigrasi Tanjung Perak Kukuhkan Yosowilangun Jadi Desa Binaan Mencegah Kejahatan Keimigrasian

RADAR GRESIK — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak secara resmi mengukuhkan Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, sebagai Desa Binaan Imigrasi pada Senin (14/9/2026). Pengukuhan dan sosialisasi ya

Semarak HUT ke-81 RI Desa Yosowilangun, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Berhadiah Umrah Gratis

Semarak HUT ke-81 RI Desa Yosowilangun, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Berhadiah Umrah Gratis

RADAR GRESIK – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menyelimuti Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, pada Minggu (30/8/2026). Ribuan warga tampak memadati kawasan desa unt

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer