RADAR GRESIK – Keramaian pasar tradisional menjadi salah satu titik rawan tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Menanggapi hal tersebut, Babinsa Desa Glindah, Serda Apik Andrianto, menginisiasi langkah preventif dengan menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama pengelola parkir di Pasar Kedamean, Kecamatan Kedamean, Gresik.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antara aparat teritorial dengan garda terdepan keamanan pasar, yakni para juru parkir, guna memastikan keamanan pengunjung di awal tahun 2026.
Dalam dialog yang berlangsung hangat di area parkir pasar, Serda Apik menemui Bapak Darsono, salah satu pengelola parkir setempat. Selain mempererat tali silaturahmi, Babinsa memberikan motivasi agar para petugas parkir tetap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengawasi kendaraan milik warga.
"Peran penjaga parkir sangat vital dalam menjaga ketertiban dan keamanan area pasar. Mengingat mobilitas warga yang tinggi di awal tahun ini, kewaspadaan harus ditingkatkan untuk menutup celah terjadinya Curanmor," ujar Serda Apik Andrianto, Sabtu (3/1).
Poin utama penguatan keamanan p meliputi asar kewaspadaan tinggi dengan memperhatikan setiap orang yang masuk dan keluar dari area parkir secara jeli. Koordinasi cepat juga ditegakkan agar segera melaporkan kepada Babinsa atau Polsek setempat jika ditemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan.
Selain itu juga sinergi warga dengan mengajak pedagang dan pengunjung untuk turut serta mengunci ganda kendaraan mereka sebagai langkah perlindungan tambahan.
Menurut Serda Apik, kepedulian dari pengelola parkir secara langsung akan berdampak pada kenyamanan roda ekonomi di pasar. Jika kondisi pasar aman, pedagang dan pembeli dapat bertransaksi dengan tenang tanpa dihantui rasa was-was akan kehilangan harta benda.
"Dengan adanya kepedulian dan tanggung jawab dari para pengelola parkir, diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan serta memberikan rasa aman bagi pedagang dan pengunjung Pasar Kedamean," tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan hubungan yang harmonis dan sinergis antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan secara berkelanjutan.
"Harapan kami, koordinasi yang kuat ini menjadi benteng utama dari ancaman Curanmor di sekitar pasar," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah