Lebih lanjut Kombes Pol Ferdinan Pasaribu menjelaskan, meski sudah dianggap layak, namun Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) masih ada kekurangan yang harus segera dibenahi. Misalnya, penyediaan hydrant di dalam stadion yang belum ada airnya. “Itu merupakan salah satu temuan kami saat melakukan risk assement,” jelasnya.
Perwira menengah dari Mabes Polri itu menuturkan penilaian kelayakan stadion tidak hanya dilakukan di Stadion Gelora Joko Samudro. Ada 15 stadion yang tersebar di tanah air rata-rata nilainya masih layak. Tapi, ada juga paling bawah seperti stadion di daerah Banten.
“Tujuan adanya ini agar pertandingan sepak bola menarik dan jadi tontonan masyarakat. Sarana hiburan keluarga maupun wisata. Sepak bola bukan jadi tempat adu otot atau arogansi klub. Stadion Gelora Joko Samudro Gejos masih lebih baik dari dua stadion di Madura. Skor tertinggi berasal dari sistem manajemen keamanan dengan bobot penilaian 30 persen. Resiko kompetisi 20 dan infrastruktur 20 persen,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP M.Nur Aziz menyatakan pihaknya mengapresiasi penilaian stadion ini yang dinilai cukup baik. Dirinya menyarankan untuk kekurangannya pengelolah stadion, dan dinas terkait segera membenahi atas saran tim risk assement. “Kekurangannya tinggal melengkapi bila ada pengecekan lagi,” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua Panpel Syamsul Dluha mengungkapkan ada beberapa catatan kedepannya segera diperbaiki. “Kalau sudah dinilai kelayakannya suporter yang hadir melihat pertandingan datang dan pulang dengan selamat,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya untuk uji kelayakan Tim Risk Assement Mabes Polri yang dipimpin oleh Ketua Tim Kombes Pol Ferdinan Pasaribu melakukan penilaian kelayakan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik. Tim yang terdiri lima orang juga didampingi sekretaris tim Bripka M.Karo-Karo, dan tiga anggota yakni AKP Fidiyah, Iskandar S (Auditor Profesional) dan AKBP Purn Mahmur.
Baca juga : Uji Coba, Gresik United Lawan Klub di Liga 1
Baca juga : Gresik United Daftarkan Dua Stadion untuk Pertandingan Liga 2
Selama tiga jam setengah, tim yang dibagi menjadi tiga tersebut melakukan penilaian kelayakan Stadion Gejos. Mulai dari infrastruktur bangunan, instalasi listrik dan air, area parkir hingga akses evakuasi penonton, dan tamu VVIP.(yud/han) Editor : Hany Akasah