Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bina Kemandirian WBP, Rutan Gresik Gandeng UMG Bekali Keterampilan Budidaya Lele

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 6 Mei 2025 | 23:46 WIB
SINERGI : Rutan Kelas IIB Gresik bersinergi dengan UMG dalam upaya pembinaan keterampilan warga binaan melalui pelatihan budidaya ikan lele.
SINERGI : Rutan Kelas IIB Gresik bersinergi dengan UMG dalam upaya pembinaan keterampilan warga binaan melalui pelatihan budidaya ikan lele.

RADAR GRESIK- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dalam upaya pembinaan keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan budidaya ikan lele.

Kegiatan yang berlangsung pada awal Mei 2025 ini diikuti oleh sepuluh warga binaan yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Delapan mahasiswa UMG yang tergabung dalam program pengabdian kepada masyarakat, didampingi oleh dua dosen pembimbing, memberikan materi pelatihan di Aula Rutan.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam budidaya lele, mulai dari persiapan kolam, pemilihan benih unggul, teknik pemberian pakan, hingga strategi panen dan pemasaran hasil.

Baca Juga: Impian Kuliah Gratis di Universitas Muhammadiyah Gresik Jadi Kenyataan, Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah 2025/2026 Resmi Dibuka

 Triana Retno Palupi, Dosen Pembimbing UMG, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi modal usaha setelah menjalani masa pidana.

"Diharapkan, budidaya lele bisa menjadi alternatif kegiatan produktif yang berpotensi memberikan penghasilan dan memperkuat kemandirian mereka setelah bebas," Ujar Triana.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Rutan Gresik, Yuliawan Dwi Nugroho menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini dan menegaskan komitmen pihaknya dalam menghadirkan program pembinaan yang menyentuh langsung aspek kehidupan dan masa depan warga binaan.

“Kami terbuka terhadap kolaborasi yang berdampak positif, terutama yang mampu mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang berguna,” ujar Yuliawan.

Kegiatan ini juga melibatkan petugas Rutan yang membantu kelancaran acara serta memastikan keterlibatan aktif peserta. Dengan suasana yang interaktif, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dorongan semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Rutan Gresik dan UMG berharap dapat terus memperluas cakupan pembinaan warga binaan dengan pendekatan yang praktis, edukatif, dan berkelanjutan.(yud/han)

 

Editor : Hany Akasah
#lele #pengabdian masyarakat #budidaya #Warga Binaan #rutan gresik #umg