Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bawaslu Gresik Ungkap Keberhasilan Pengawasan Lewat Buku Menjaga Demokrasi di Bumi Giri

Hany Akasah • Minggu, 29 Desember 2024 | 22:37 WIB

 

BEDAH BUKU: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik meluncurkan buku monumental berjudul "Menjaga Demokrasi di Bumi Giri", yang mengabadikan perjalanan panjang pengawas ad-hoc Pemilu 2024
BEDAH BUKU: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik meluncurkan buku monumental berjudul "Menjaga Demokrasi di Bumi Giri", yang mengabadikan perjalanan panjang pengawas ad-hoc Pemilu 2024

RADAR GRESIK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik meluncurkan buku monumental berjudul "Menjaga Demokrasi di Bumi Giri", yang mengabadikan perjalanan panjang pengawas ad-hoc dalam Pemilu 2024 di Hotel Horison, Gresik, Sabtu (28/12)

 Buku ini ditulis oleh Robbah Khunaifih, Koordinator Sumber Daya Masyarakat Bawaslu Gresik, dan Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Gresik.

Robbah Khunaifih  mengatakan, buku ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan merekam langkah-langkah pengawas ad-hoc dalam melaksanakan tugas pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran pada Pemilu 2024.

“Buku ini bukan sekadar catatan, tetapi juga pertanggungjawaban moral atas kerja keras para pengawas ad-hoc. Buku ini hadir sebagai refleksi atas upaya kita dalam menjaga demokrasi. Meski tidak sempurna, ini adalah bukti konkret kerja keras kami,” ungkap Robbah.

Buku ini memotret dinamika dan tantangan yang dihadapi Gresik dalam penyelenggaraan Pemilu, yang sering kali menghadapi tekanan politik dan permasalahan geografis yang cukup kompleks. “Kabupaten Gresik saat ini sedang tersenggol di Mahkamah Konstitusi atas penyelenggaraan Pilkada. Namun, hal ini justru menjadi ujian atas kinerja pengawas Pemilu kita,” terang Robbah.

"Menjaga Demokrasi di Bumi Giri" menggambarkan dengan detail bagaimana para pengawas ad-hoc bekerja tanpa kenal lelah untuk memastikan jalannya demokrasi sesuai dengan aturan. Kami berharap buku ini sebagai titik awal bagi penerbitan seri lanjutan di masa depan yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Editor buku Abdullah Farih menambahkan buku ini memuat lima poin penting yakni Tugas dan Wewenang Bawaslu, SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Gresik, Badan Ad-hoc, Kerja Pengawas Pemilu Ad-hoc, dan Rekomendasi untuk Pemilu Selanjutnya.  

“Ini adalah langkah awal yang sangat baik, dan kami juga berharap kajian yang lebih mendalam mengenai fenomenologi dan karakter pengawasan di Gresik akan menjadi masukan yang sangat berharga di masa depan,” tutup Abdullah. (han)

 

 

Editor : Hany Akasah
#giri #Buku #gresik #BAWASLU #demokrasi #Pengawas Ad Hoc