Kepala Rutan Gresik, Disri Wulan Agus Tomo mengatakan, pihaknya berkoordinasi sekaligus melakukan pemantapan daftar pemilih yaitu penonaktifan atau penambahan data baru.
"Tim Bawaslu Kabupaten Gresik datang ke Rutan Kelas IIB Gresik guna koordinasi mengenai daftar pemilih dari warga binaan termasuk penonaktifan atau penambahan data warga binaan dalam Pemilu nanti," ujar Disri, Selasa,(9/1).
Selain itu, kunjungan itu merupakan langkah pengawasan dan memastikan bahwa warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilu serentak tahun
" Meskipun berada dalam masa pembinaan, mereka tetap memiliki hak pilih dalam Pemilu 2024," jelasnya.
Sementara itu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Pemilih dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman mengatakan, pihaknya juga koordinasi memastikan pemilih pindah masuk dan pindah luar.
"Hasil dari koordinasi ada sekitar 202 penghuni Rutan yang keluar dan penghuni Rutan yang masuk ada 208. Kami berharap pemilih (WBP) yang keluar dan masuk sudah difasilitasi pindah terakhir tanggal 15 Januari 2024, " pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah