Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Penguatan Jejaring Tempat Penitipan Anak, Forum Tamasya di Gresik Resmi Dibentuk

Hany Akasah • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:30 WIB
Forum Tarasya di Gresik Resmi Dibentuk.
Forum Tarasya di Gresik Resmi Dibentuk.

RADAR GRESIK – Upaya untuk memperkuat kualitas pengasuhan anak usia dini di Kabupaten Gresik terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Melalui kegiatan pembentukan Kelompok Ketahanan dan Kesejahteraan Bina Keluarga Balita (BKB) dalam program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), jejaring antar Tempat Penitipan Anak (TPA) kini mulai diperkuat dengan lahirnya Forum Tarasya.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Jejaring Melalui Forum Tempat Penitipan Anak dalam Mewujudkan Pengasuhan Berbasis Hak Anak” ini diselenggarakan pada Kamis, 19 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam menyatukan visi berbagai lembaga pengasuhan anak di seluruh wilayah Gresik.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gresik, dr. Shinta Puspitasari, M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi ini bagi masa depan generasi muda. Beliau berharap forum ini tidak sekadar menjadi wadah formalitas, melainkan mampu memberikan kontribusi konkret.

“Mudah-mudahan pertemuan perencanaan pembentukan forum hari ini dapat berjalan lancar, sehingga kita dapat meningkatkan kualitas anak-anak di Gresik,” ujar dr. Shinta Puspitasari.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, M.H., memaparkan materi mengenai penguatan BKB.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka pintu seluas-luasnya bagi TPA untuk melakukan standarisasi guna meningkatkan kredibilitas dan menjamin kualitas layanan bagi masyarakat.

Program TAMASYA sendiri memiliki empat pilar layanan utama, yakni peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak secara periodik, peningkatan keterlibatan orang tua, serta pendampingan layanan rujukan.

Namun, dr. Titik tidak menampik adanya berbagai tantangan, seperti masalah legalitas perizinan, belum adanya standar bersama, hingga minimnya ruang koordinasi rutin antar pengelola TPA.

“Kami tidak akan melepas TPA berjalan sendiri. Dinas akan memfasilitasi dengan membuka ruang koordinasi, menghubungkan dengan OPD lain, membantu proses legalitas jika diperlukan, sampai memastikan program ini terintegrasi dengan kebijakan daerah,” tegas dr. Titik Ernawati.

Proses pembentukan wadah komunikasi ini dipandu langsung oleh Ketua Pattiro Gresik, Nur Khosiah. Berdasarkan hasil musyawarah bersama, disepakati nama "Forum Tarasya" yang merupakan akronim dari Taman Asuh Ramah dan Sayang Anak sebagai identitas jejaring TPA di Kabupaten Gresik.

Selain penetapan nama, forum tersebut juga resmi membentuk struktur organisasi yang melibatkan perwakilan TPA dari berbagai wilayah di Gresik dengan masa bakti kepengurusan selama tiga tahun.

Kehadiran Forum Tarasya diharapkan mampu menciptakan sistem pengasuhan yang lebih terstandar, sinergis, dan sepenuhnya berbasis pada pemenuhan hak-hak anak. (iza/han) 

Editor : Hany Akasah
#tamasya #Dinas KBPPPA #Forum #gresik #GOW