Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sambut Lonjakan Peziarah Jelang Ramadan, Dishub Gresik Sterilkan Parkir di Kawasan Wisata Religi

Fajar Yuliyanto • Rabu, 21 Januari 2026 | 11:16 WIB
MENGATUR : Petugas Dishub Gresik saat mengatur lalu lintas di kawasan Jalan Sunan Giri.
MENGATUR : Petugas Dishub Gresik saat mengatur lalu lintas di kawasan Jalan Sunan Giri.

RADAR GRESIK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik mulai memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan wisata religi, khususnya Makam Sunan Giri dan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan peziarah dari luar daerah menjelang datangnya bulan suci Ramadan serta meminimalisir titik kemacetan yang kerap terjadi di lokasi parkir.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Gresik, Muhammad Nugroho, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel khusus di dua titik utama tersebut. Keberadaan petugas bertujuan untuk mengurai kendaraan pribadi maupun bus yang nekat parkir di tepi jalan dan menghambat arus lalu lintas.

“Teman-teman Dishub sudah ada di sana untuk mengatur dan membantu tempat parkir di Sunan Giri. Karena banyak kendaraan besar atau kendaraan pribadi yang diparkir di tepi jalan,” kata Nugroho, Selasa (20/1).

Ia menambahkan bahwa salah satu pemicu utama kemacetan adalah banyaknya kendaraan yang melakukan putar balik dari arah Sekarkurung maupun Kebomas, ditambah aktivitas ojek online yang mengantar pengunjung.

Sesuai instruksi Kepala Dishub Gresik, penempatan petugas sudah rutin dilakukan sejak awal Januari, terutama pada hari puncak seperti Jumat dan Sabtu.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota, Muhammad Mansyur Arif, menyebutkan bahwa penertiban di Jalan Sunan Giri telah berjalan secara konsisten.

Sebanyak empat petugas disiagakan setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB untuk menjaga kelancaran jalan.

“Kami setiap hari ada di sana, apalagi Sabtu dan Minggu,” ucap Arif.

Untuk mengelola lonjakan peziarah di bulan Rajab ini, Dishub mengarahkan kendaraan peziarah ke kantong-kantong parkir resmi. Terminal Sekarkurung disiapkan sebagai lahan parkir utama makam Sunan Giri, sementara peziarah makam Maulana Malik Ibrahim diarahkan menuju Terminal Lumpur yang memiliki lahan lebih luas dan sistem jalur satu arah.

Arif juga menyoroti perilaku pengemudi kendaraan Elf yang kerap memaksa mendekat ke pintu masuk. Untuk itu, petugas secara tegas mengarahkan mereka ke parkiran milik desa di Jalan Sunan Prapen yang berkapasitas 25 kendaraan.

Selain itu, titik-titik parkir yang dinilai tidak efektif dan sering disalahgunakan oleh kendaraan non-peziarah kini mulai disterilkan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami mohon maaf apabila masih ada kendala di lapangan, karena keterbatasan personel dan kondisi masyarakat yang sering parkir sembarangan karena terburu-buru,” tutupnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Malik Ibrahim #gresik #Parkir #sunan giri #Peziarah #Dishub