Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bupati Yani Gagas Artificial Intelligence Center Gresik, ASN Harus Upgrade Skill Agar Tak Digantikan Mesin

Muhammad Firman Syah • Rabu, 9 Juli 2025 | 03:35 WIB

 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Kebomas – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani melempar wacana progresif terkait rencana pembangunan Artificial Intelligence Center (Pusat Kecerdasan Buatan) yang akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Pusat AI ini dirancang untuk menjadi pusat konsolidasi dan orkestrasi pelayanan publik yang cerdas dan terintegrasi.

“Sudah saatnya kita memulai era baru pemerintahan. AI harus menjadi bagian dari solusi pelayanan publik, fiskal, dan manajemen data. Bukan hanya ikut tren, tapi menciptakan ekosistem,” tegas Bupati Yani disela-sela kegiatan pengundian hadiah bagi wajib pajak, Selasa (8/7) sore.

Dijelaskan, pusat AI ini nantinya akan menjadi wadah integrasi layanan lintas sektor, mulai dari perizinan, kesehatan, pendidikan, perpajakan daerah, hingga tata ruang. Seluruhnya diarahkan agar bisa beroperasi secara otomatis, berbasis data real-time dan minim intervensi manual.

Secara terbuka, Bupati 40 tahun itu juga mengakui bahwa dalam kesehariannya, ia banyak berdiskusi dengan sistem AI seperti ChatGPT sebagai alat bantu eksplorasi kebijakan, perencanaan program, hingga telaah regulasi.

"Hampir seharian dalam bertugas saya tidak ngobrol dengan sopir. Saya ngobrolnya dengan ChatGPT,” ujarnya sambil tersenyum.

Dalam kesempatan sama, Bupati Yani juga melempar sindiran tajam kepada aparatur sipil yang lamban beradaptasi. Bahkan sempat muncul wacana untuk mengganti ASN dengan AI jika efisiensi dan akurasi tidak dapat dikejar. Meski ia menyadari, langkah ekstrem semacam itu akan berisiko menimbulkan gelombang protes.

“Kita tidak sedang main-main. Jika ASN tidak meng-upgrade kompetensinya, maka sistem akan menggantikan mereka. Bukan karena kita ingin, tapi karena masyarakat menuntut pelayanan yang lebih cepat dan akurat,” tandasnya.

Salah satu sektor yang dinilai sangat potensial terdongkrak oleh penerapan AI adalah perpajakan daerah. Menurut Yani, AI dapat digunakan untuk menganalisis tren pembayaran pajak, mendeteksi potensi kebocoran pendapatan, serta menyusun strategi fiskal yang presisi berbasis data.

Diharapkan sistem pemungutan pajak bisa diarahkan ke teknologi. Sistem akan membaca NPWP, NIB, histori pembayaran, dan mengeluarkan peringatan otomatis. Itu cara baru meningkatkan PAD secara transparan.

Wacana ini kian relevan jika merujuk pada tren global. Berdasarkan laporan Reuters Juli 2025, perusahaan berbasis AI seperti Nvidia, Microsoft, dan Meta kini mendominasi kapitalisasi pasar dunia, melampaui sektor tambang dan energi. Nvidia misalnya, mencatat kapitalisasi tertinggi di dunia senilai 3,86 triliun dollar AS, diikuti Microsoft 3,69 triliun dollar AS dan Apple 3,1 triliun dollar AS. Ini menandakan bahwa kekuatan ekonomi global kini bergeser ke perusahaan pengelola algoritma dan data.

Baca Juga: Satpol PP Pemkab Gresik Bentuk Tim Media Centre, Perkuat Sistem Respons Cepat dan Edukasi Publik

Berdasarkan data, langkah Pemkab Gresik ini tidak berdiri sendiri. Secara nasional, pemerintah telah merilis Perpres Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Integrasi Layanan Publik Digital Nasional. Selain itu, Roadmap Kecerdasan Artifisial Nasional yang digodok Kementerian Kominfo dan Bappenas ditarget rampung pada akhir 2025.

Sementara dari sisi kesiapan infrastruktur, laporan EDGE.ID menyebut kapasitas pusat data Indonesia akan melonjak dari 202 MW (2024) menjadi 743 MW pada 2026. Bahkan, Indosat dan Nvidia telah menjajaki investasi senilai USD 200 juta untuk pembangunan pusat AI di Surakarta. Ini menjadi preseden kuat bahwa pusat AI di daerah bukanlah sekadar mimpi.

Nah, Gresik yang memiliki kawasan industri modern seperti JIIPE, pelabuhan ekspor-impor, dan ratusan perusahaan multinasional dinilai cocok menjadi simpul pengembangan smart industry dan smart governance. (fir)

 

Editor : Cak Fir
#pemkab gresik #fandi akhmad yani #ai #gresik #artificial intelegence #asn