RADAR GRESIK – Kondisi Jalan Daendels di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, kini memprihatinkan. Jalan yang bergelombang dan sering menjadi lokasi insiden truk pengangkut material terguling ini telah menimbulkan banyak keluhan dari warga.
Kerusakan ini disoroti langsung Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, M. Syahrul Muni karena lonjakan volume dan muatan berlebih angkutan galian C sebagai penyebab utamanya.
Syahrul Munir menekankan kerusakan jalan nasional ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Ia mendesak Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perdagangan atau lembaga terkait, untuk segera mengevaluasi dan meninjau ulang harga material galian C.
“Karena ini jalan nasional, maka perlu adanya perhatian dari pusat atau Kementerian Perdagangan atau pihak yang menangani,” kata Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, Rabu (28/5).
Menurut Syahrul, murahnya harga material galian C saat ini menjadi pemicu utama. Hal ini mendorong pengusaha untuk mengirimkan material dalam jumlah besar dengan muatan berlebih (over dimension over load/ODOL), yang secara langsung mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Banyak truk-truk besar bermuatan material tambang dari wilayah Gresik Utara seperti Panceng dan Ujung Pangkah melintasi jalan ini menuju kawasan industri seperti JIIPE di Manyar, sehingga membebani jalan secara signifikan.
"Maka kami berharap jalan Pantura ini segera dibeton agar lebih kuat dan tidak mudah rusak akibat lalu lintas padat truk galian C," jelasnya.
Syahrul Munir meminta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk segera turun tangan dan melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas jalan yang rusak. Ia juga kembali menegaskan pentingnya evaluasi harga material galian C.
“Intinya kami berharap perlu adanya kenaikan harga material dari Kementerian Perdagangan atau yang menanganinya sehingga material galian C bisa lebih teratur dan tidak merusak jalan,” pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah