RADAR GRESIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik terus melanjutkan proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mereka berharap pelaksanaan masa kampanye berlangsung damai dan kondusif.
Untuk memastikan pelaksanaan Pilkada 2024, KPU Gresik menggelar deklarasi damai dan doa bersama. Kegiatan ini dihadiri Calon Wakil Bupati (Cawabup) Gresik dr Asluchul Alif, pimpinan 17 Parpol pengusul dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik.
Ketua KPU Gresik Akhmad Taufik mengatakan masa kampanye akan berlangsung mulai 25 September hingga 23 November mendatang.
"Sebelum masa kampanye dimulai kami gelar deklarasi kampanye damai dan doa bersama," ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuan deklarasi ini sebagai bentuk komitmen dan kesepakatan bersama untuk menjaga suasana kampanye tetap kondusif.
"Serta tidak melakukan tindakan yang dapat memecah belah bangsa," ungkapnya.
Deklarasi damai adalah pondasi untuk memastikan bahwa pilkada 2024 benar-benar menjadi ajang partisipasi masyarakat untuk memilih pemimpin yang baik.
"Kami berharap masa kampanye menjadi kesempatan kepada Paslon untuk mengenalkan program-programnya serta visi misinya kepada masyarakat," pungkasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat dan semua pihak yang terlibat mulai dari aparat keamanan, media massa juga tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat persatuan dan demokrasi.
"Mari kita jaga suasana damai serta tidak melakukan segala bentuk provokasi hoax dan ujaran kebencian yang dapat merusak tatatan sosial," imbuhnya.
Sementara itu, Cawabup Gresik dr Asluchul Alif mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mengikuti aturan yang ditetapkan KPU hingga pelaksanaan pencoblosan 27 November mendatang.
"Semoga kondisi Pilkada Gresik yang sangat kondusif bisa terus terjaga sampai pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih," ujarnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq