Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kajati Jatim dan Wabup Gresik Lakukan Penanaman 200.500 Mangrove di Pesisir Pantai Utara

Hany Akasah • Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:08 WIB

OPTIMISTIS: Kajati Jatim dan Wabup Gresik Lakukan Penanaman 200.500 Mangrove di Pesisir Pantai Utara
OPTIMISTIS: Kajati Jatim dan Wabup Gresik Lakukan Penanaman 200.500 Mangrove di Pesisir Pantai Utara

RADAR GRESIK- Dalam rangka memperingati  Hari Adyaksa, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan penanaman 200.500 mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Gresik pada hari Selasa, 13 Agustus 2024, Selasa (13/8).

Kegiatan itu mengusung tema "We Are the Champion", sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta penegakan hukum yang berkelanjutan. 

Penanaman mangrove dilakukan secara serentak melalui platform zoom di empat titik berbeda untuk memastikan partisipasi yang luas dan inklusif. 

Titik-titik tersebut meliputi pesisir di Desa Daun Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean, Desa Banyu Urip Kecamatan Ujung Pangkah, dan Desa Tanjung Widoro Kecamatan Bungah

Salah satu lokasi utama penanaman mangrove yakni berada di kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate). 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan tersebut menandai dimulainya program penanaman 200.500 bibit mangrove di seluruh Kabupaten Gresik. 

Kegiatan simbolis ini menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir yang merupakan bagian dari komitmen Nawa Karsa Gresik Lestari.

"Kami berkoordinasi dengan swasta dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensupport kegiatan ini. Kami juga punya SEZ (Special Economic Zone) atau Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE yang dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. Alhamdulillah, dipilih oleh Ibu Kajati sebagai lokus penanaman mangrove," ujar Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Ia juga menambahkan, kawasan mangrove ini memiliki peran penting sebagai penyeimbang ekosistem hayati di Kabupaten Gresik. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dalam penanaman 200.500 mangrove yang akan dilakukan di empat titik lokasi tersebut. Kawasan mangrove di Gresik sangat luas dan menjadi bagian penting dari ekosistem yang ada. Kami juga punya kawasan esensial mangrove, semoga ini bisa menjadi penyeimbang untuk ekosistem hayati yang ada di Kabupaten Gresik," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kajati Jawa Timur Amiati memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di daerah pesisir.

"Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga upaya ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi mendatang," ujar Kajati Jatim. 

Penanaman mangrove ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik.

Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, Kabupaten Gresik optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif bagi masa depan lingkungan dan masyarakat setempat, sejalan dengan visi Nawa Karsa Gresik Lestari. (han)

Editor : Hany Akasah
#Aminatun Habibah #jatim #gresik #Wabup #Mangrove #penanaman #kajati