Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tanggungan Utang 2023 Belum Terbayar, THR ASN Pemkab Gresik Terancam Molor

Fahtia Ainur Rofiq • Selasa, 19 Maret 2024 | 02:56 WIB
Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir   
Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir  

RADAR GRESIK - Kondisi keuangan daerah yang belum membaik membuat kalangan DPRD Gresik pesimis soal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024. Pasalnya, beban utang APBD Gresik pada tahun anggaran 2023 cukup tinggi mencapai ratusan miliar. Meski begitu, kalangan DPRD Gresik berharap THR ASN tetap menjadi prioritas.

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan menempatkannya sangat pesimis dengan pembayaran THR ASN. Pasalnya, kondisi keuangan saat ini masih belum membaik. “Persoalan utang 2023 masih belum clear. Makanya kami pesimis THR bisa dibayar tepat waktu,” ujarnya.

Apalagi, dari informasi yang diterima THR ASN tahun ini dibebankan ke APBD. Tidak lagi dari APBN. "Kami belum memeriksa lagi aturannya. Tapi kalau benar seperti itu jelas akan sangat membebani APBD," terang Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Baca Juga: Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Gresik Terancam Tidak Terima THR

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan memanggil pemerintah terkait masalah ini. Sehingga bisa diperjelas kondisi keuangan daerah.

“Dengan menghitung terlebih dahulu total anggaran yang dibutuhkan. Bagi kami memberikan THR cukup penting dan merupakan instruksi dari pusat,” kata Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan. Menurut dia jika benar nantinya THR dibebankan ke APBD, maka pesimis bisa terbayar. Pasalnya, besaran utang pemerintah pada anggaran tahun 2023 cukup besar. 

Baca Juga: Pemkab Gresik Pastikan 5.700 Tenaga Honorer Tidak Terima THR

"Jumlahnya tanggungan sekitar Rp 327 miliar. Rencananya akan diangsur pada trimester pertama sebesar Rp 44 miliar. Sisanya pada APBD-P pertengahan tahun nanti," terang Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan.

Kondisi tersebut tentu cukup dilematis, jika dipaksakan akan berdampak pada keuangan dan program daerah yang tidak stabil.

“Oleh karena itu, kami segera membahasnya bersama pihak terkait. Salah satunya menghitung terlebih dahulu total kebutuhan THR di Kabupaten Gresik,” imbuh Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#MUJID RIDUAN #THR ASN Gresik #pemkab gresik #THR 2024 #gresik #Abdul Qodir #DPRD GRESIK