Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kehilangan DID, Dewan Sebut Pemkab Gresik Kurang Maksimal Lobi Pusat

Hany Akasah • Selasa, 1 November 2022 | 16:43 WIB
SUDAH SIAP: Kios untuk relokasi pedagang Jalan Raya Manyar sudah siap untuk ditempati. (Dok/Radar Gresik)
SUDAH SIAP: Kios untuk relokasi pedagang Jalan Raya Manyar sudah siap untuk ditempati. (Dok/Radar Gresik)
GRESIK - Kinerja Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali menjadi sorotan kalangan dewan. Orang nomor satu di Pemkab Gresik ini dinilai kurang maksimal dalam meningkatkan pendapatan daerah. Pasalnya, baru tahun 2023 Gresik kehilangan pendapatan Dana Insentif Daerah (DID).

Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Gresik Lutfi Dhawam menilai Bupati  kurang maksimal dalam mengelola pendapatan daerah. Khususnya pendapatan yang berasal dari pemerintah pusat.

"Dana transfer berkurang, apalagi DID yang setiap tahun didapat, tahun 2023 diprediksi nol rupiah," tegasnya.

Baca Juga : Tahun Depan Pemkab Gresik Kehilangan Dana Insentif Daerah dari Pusat

Ini semua karena pemerintah tidak serius melakukan lobi serta pendekatan kepada pemerintah pusat. Sehingga mengakibatkan berkurangnya pendapatan Gresik.

"Terbukti pada nota disepakati Rp 3,9 triliun tapi sekarang diturunkan Rp 3,7 triliun. Setelah didesak Banggar akhirnya dinaikan lagi jadi Rp 3,8 triliun," ungkapnya.



Menurut dia, rendahnya pendapatan ternyata tidak diimbangi dengan belanja. Target belanja pemerintah jauh lebih besar dari pendapatan, yakni, Rp 4 triliun.

"Defisit APBD 2023 mencapai 5,3 persen atau Rp 200 miliar," kata dia.

Baca Juga : Pawai Santri Kreatif Mlaku Bareng Bupati, Berikut Juaranya

Ia menambahkan, pihaknya meminta bupati menjelaskan bagaimana belanja yang begitu besar bisa terlaksana maksimal. Sesuai usulan pemkab ada tiga isu prioritas yang akan diselesaikan pada 2023. Tiga isu trsebut adalah peningkatan infrastruktur, penaggulangan banjir dan penurunan angka kemiskinan.

"Teknisnya seperti apa, nominal anggarannya berapa dan di OPD mana saja," imbuhnya. (rof/han) Editor : Hany Akasah
#BUPATI GRESIK #Gerindra #radar gresik #berita gresik #gresik #DPRD GRESIK