Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dukung Efisiensi Energi, Pemkab Gresik Siap Terapkan WFH Setiap Jumat

Hany Akasah • Kamis, 2 April 2026 | 20:47 WIB
Pemkab Gresik mulai siapkan WFH bagi ASN Jumat pekan depan. (Ist/Radar Gresik)
Pemkab Gresik mulai siapkan WFH bagi ASN Jumat pekan depan. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik resmi bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mendukung efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tengah fluktuasi harga energi global.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa penerapan WFH satu hari dalam sepekan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat.

Fokus utamanya adalah penghematan biaya operasional di tengah melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat dinamika kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: Peringati Hari Autisme Sedunia 2026, Pemkab Gresik Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi

“Tujuan utama WFH ini adalah penghematan anggaran. Kita harus responsif terhadap lonjakan harga energi. Dengan pengurangan aktivitas di kantor, kita bisa menekan penggunaan energi secara signifikan,” ungkap Bupati yang akrab disapa Gus Yani usai menghadiri peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia di Gressmall, Kamis (2/4/2026).

Gus Yani menjelaskan bahwa Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) terkait kebijakan ini telah disiapkan.

Rencananya, skema WFH di lingkungan Pemkab Gresik akan mulai diberlakukan pada pekan depan, dengan mengambil hari Jumat sebagai hari kerja dari rumah.

Baca Juga: Wabup Alif Lantik Pengurus Tiara Kusuma Gresik, Dorong Pelaku Usaha Kecantikan Adaptif dan Inovatif

Namun, ia memberikan catatan penting bahwa tidak semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa menerapkan kebijakan ini.

"Sektor pelayanan publik yang membutuhkan kehadiran fisik secara langsung tetap bekerja seperti biasa. Tenaga kesehatan di Rumah Sakit maupun Puskesmas tidak disarankan WFH agar pelayanan masyarakat tidak terganggu," tegasnya.

Selain WFH, Gus Yani juga terus mendorong gerakan penghematan energi lainnya, termasuk imbauan bersepeda ke kantor. Ia memproyeksikan dalam dua bulan ke depan, kebijakan ini mampu menekan biaya operasional hingga 50 persen.

Baca Juga: Jatim Tertinggi Nasional SNBP dan KIP-K 2026, Senator Lia Istifhama Apresiasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Hasil dari efisiensi anggaran tersebut nantinya akan dibahas bersama DPRD Gresik dalam Perubahan APBD (P-APBD) untuk dialokasikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang menyentuh langsung.

"Anggaran yang berhasil kita hemat akan dikembalikan kepada masyarakat yang terdampak, baik melalui bantuan sosial maupun penyelenggaraan pasar murah," pungkasnya. (han)

Editor : Hany Akasah
#Pemkab #fandi akhmad yani #gresik #gus yani #wfh