Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kemenag Gresik Pastikan Pelayanan KUA Tetap Normal di Tengah Wacana Kebijakan WFH

Fajar Yuliyanto • Kamis, 2 April 2026 | 11:53 WIB
Plt Kepala Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq. (Dok/Radar Gresik)
Plt Kepala Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq. (Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan publik meskipun terdapat wacana pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH).

Hingga saat ini, pihak Kemenag Gresik masih menunggu instruksi serta surat resmi dari pemerintah pusat terkait detail implementasi kebijakan bekerja dari rumah tersebut.

Meski kebijakan WFH nantinya diterapkan, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan layanan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenag Gresik, Muhammad Ali Faiq, menjamin bahwa seluruh operasional di kantor, khususnya di Kantor Urusan Agama (KUA), akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Hilal Tak Terlihat di Gresik, LFNU Laporkan Hasil Rukyatul Hilal ke Kemenag

“Untuk pelayanan di KUA tetap berjalan. KUA sebagai pencatat nikah tetap melaksanakan tugasnya. Adapun WFH yang sudah diterapkan bisa dilakukan secara bergantian agar masyarakat tetap terlayani dengan baik,” kata Faiq pada Rabu (1/4/2026).

Faiq menjelaskan bahwa pihaknya akan menyusun skema kerja yang matang guna memastikan tidak ada kekosongan petugas di lapangan.

Sistem kerja bergilir atau shift menjadi opsi utama agar pelayanan administratif maupun layanan langsung seperti pencatatan pernikahan tetap optimal. Baginya, layanan pernikahan merupakan kebutuhan krusial yang tidak dapat ditunda dan harus dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Terdampak Skema PPPK dan ASN, Puluhan Guru MAN di Bawah Kemenag Gresik Terancam Dirumahkan

“Kemenag Gresik memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat, terutama di KUA, tetap optimal meskipun kebijakan kerja fleksibel mulai diterapkan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kemenag Gresik masih berada dalam posisi siaga sembari menanti petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Agama RI. Hal ini dilakukan agar penerapan aturan di daerah tetap sinkron dengan arahan pusat tanpa mengorbankan kepentingan publik.

“Kami masih menunggu surat resmi dari Kementerian,” tutup Faiq. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#gresik #Kemenag #kepala #asn #wfh