RADAR GRESIK – DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik mulai memanaskan mesin politik guna menghadapi kontestasi Pemilu 2029.
Dalam agenda konsolidasi internal yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di kantor DPD Golkar, partai berlambang pohon beringin ini secara resmi mencanangkan target perolehan sembilan kursi di DPRD Kabupaten Gresik.
Target tersebut dipasang untuk memperkuat posisi politik daerah sekaligus membuka jalan bagi partai untuk mengusung kader sendiri dalam pemilihan kepala daerah ke depan.
Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Pil Koplo di Manyar dan Benjeng, Ribuan Butir Pil Dobel L Disita
Ketua DPD Golkar Gresik, Wongso Negoro, mengungkapkan bahwa rencana peningkatan perolehan kursi dari enam kursi saat ini menjadi sembilan kursi akan dilakukan dengan strategi yang sangat cermat.
Fokus utama partai adalah memetakan kembali daerah pemilihan (dapil) potensial dengan memunculkan figur-figur calon legislatif baru yang memiliki elektabilitas dan pengaruh kuat di masyarakat.
"Saat ini jumlah kursi ada enam di DPRD Gresik, peningkatan menjadi sembilan kursi akan dilakukan secara cermat di setiap daerah pemilihan. Caranya dengan menambah calon baru yang punya potensi kuat untuk jadi," ujar Wongso Negoro saat memberikan keterangan di sela-sela acara konsolidasi.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sesama, PGRI Gresik Salurkan Bantuan Rp 75 Juta untuk Korban Bencana di Situbondo
Secara historis, perolehan kursi Golkar di Gresik memang mengalami dinamika. Pada Pemilu 2024 lalu, Golkar meraih enam kursi, jumlah yang tercatat menurun jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 yang mencapai delapan kursi, bahkan jauh dari pencapaian gemilang pada Pemilu 2014 yang sempat menyentuh angka 11 kursi.
Oleh karena itu, target sembilan kursi dianggap sebagai angka realistis untuk mengembalikan kejayaan partai.
Wongso menegaskan bahwa gerbong politik sudah mulai bergerak hingga ke tingkat ranting. Konsolidasi organisasi dilakukan secara menyeluruh guna menyatukan visi antara kader dan relawan di akar rumput.
Baca Juga: Eratkan Silaturahmi, Kejari Gresik Gelar Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadan
Salah satu langkah konkret yang telah dijalankan adalah penyelenggaraan delapan Musyawarah Kecamatan (Muscam), termasuk di wilayah strategis seperti Kecamatan Menganti.
“Gerbong politik sudah kita jalankan hingga tingkat ranting dan terus ditingkatkan. Konsolidasi kader juga relawan terus dilakukan agar target tersebut bisa tercapai,” ucap Wongso dengan optimis.
Selain penguatan struktural, Golkar Gresik juga memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat. Berbagai kegiatan sosial seperti bakti sosial, pembagian takjil, hingga donor darah rutin dilaksanakan.
Tak hanya itu, partai juga menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan ekonomi warga, seperti kerja sama pangan murah dengan Bulog.
Baca Juga: Eratkan Silaturahmi, Kejari Gresik Gelar Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadan
Wongso meyakini bahwa dengan kerja maksimal seluruh kader dan program-program yang solutif bagi masyarakat, target sembilan kursi pada 2029 bukanlah hal yang mustahil. Fokus partai kini adalah memastikan kehadiran Golkar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Kami akan meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029 dengan memperkuat kerja organisasi serta menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Program pangan murah bersama Bulog merupakan bentuk kepedulian sekaligus cara kami mendekatkan diri langsung pada masyarakat,” pungkasnya menutup pembicaraan. (jar/han)
Editor : Hany Akasah