RADAR GRESIK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kembali menggulirkan mutasi pejabat.
Tujuan mutasi kali ini tidak lain untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten pada 2024 agar lebih sat set watwet di semua aspek. Nah, bagi pejabat eselon II atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai lamban selama ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak segan untuk memarkirkan sementara waktu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik, Achmad Washil Miftahul Rohman menyebut mutasi akan digelar dalam waktu dekat.
"Ini sedang kami koordinasikan dengan pak Bupati (Fandi Akhmad Yani,red)," ujar Washil.
Sekda Pemkab Gresik, Achmad Washil Miftahul Rohman, mutasi kali ini tidak hanya menjadi evaluasi pejabat daerah saja melainkan guna melengkapi sejumlah pos OPD strategis yang kosong karena pejabatnya pensiun. Seperti Dinas Perhubungan Gresik.
Selain itu, Pemkab juga berencana membuka seleksi terbuka pejabat eselon IIb yang akan ditempatkan ke sejumlah posisi baru.
Termasuk kemungkinan digesernya Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menjadi Staf Ahli usai ditetapkan sebagai tersangka hibah UMKM oleh Kejaksaan Negeri Gresik agar fokus dalam menghadapi kasus hukumnya.
"Bisa jadi ada kocok ulang kepala OPD dulu baru dimulai tahapan seleksi terbuka namun bisa juga bareng. Dalam arti tidak ada eselon II yang dipindah sehingga Selter dikususkan untuk jabatan yang kosong,"
Meski demikian, saat ditanya kapan jadwal pasti penyelenggaraan mutasi pejabat. Wasil enggan menjawabnya secara lugas. (fir/han)
Editor : Hany Akasah