Anggota Komisi IV DPRD Gresik Syaichu Busyiri membenarkan hal tersebut. Dengan nominal Rp 8 miliar pihaknya pesimistis bisa mencukupi. "Kami minta semuanya tetap mengawal anggaran ini. Karana sangat penting mengcover masyarakat tidak mampu," ujarnya.
Dikatakan, dengan anggaran Rp 8 miliar pihaknya melihat akan habis pada bulan 5 sampai 6. Padahal perubahan anggaran akan dilakukan pada bulan 8 sampai 9. "Ada selisih waktu yang membuat kami khawatir tidak bisa tercover. Ini harus menjadi atensi bersama," ungkapnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV Jumanto mengatakan memang anggaran Rp 12 miliar bansos kesehatan dipotong Rp 4 miliar untuk bayar hutang tahun lalu. "Tapi sudah menjadi komitemen nanti angka Rp 4 miliar akan diganti pada perubahan APBD mendatang," katanya.
Menurut dia, pihaknya bersama anggota Komisi IV akan terus mengawal agar anggaran mencukupi sampai akhir tahun. Jangan sampai terjadi penolakan karena anggaran habis. "Sampai saat ini kami belum menerima laporan anggaran akan habis. Coba nanti kami koordinasikan lagi. Semoga bisa cukup sampai akhir tahun," imbuhnya. (rof/han) Editor : Hany Akasah