RADAR GRESIK – Seorang sopir bus pariwisata asal Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia secara mendadak saat beristirahat di area parkir Makam Sunan Giri, Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Minggu (3/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban diketahui bernama Tugino (51), warga Desa Tugu, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Ia sempat mengeluh meriang sebelum ditemukan meninggal oleh rekannya.
Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi menjelaskan bahwa korban datang ke Gresik bersama rombongan ziarah dari Yogyakarta menggunakan bus pariwisata yang dikemudikannya. Rombongan berangkat Sabtu malam (2/8) pukul 21.00 WIB dengan tujuan ziarah ke Makam Sunan Giri, Gresik, dan Sunan Drajat, Lamongan.
“Setibanya di area parkir Makam Sunan Giri sekitar pukul 01.00 WIB, korban masih sempat menurunkan penumpang dan ke kamar mandi. Setelah itu mengeluh tidak enak badan dan meminta dikeroki oleh kernet bus,” ujar Kompol Gatot, Minggu (4/8).
Setelah dikeroki oleh rekannya, Pasgiono (39), korban beristirahat di bagasi bus. Namun tak lama, salah satu penumpang melihat Tugino terjatuh dari bagasi ke lantai paving dalam kondisi tidak sadarkan diri. Saat dicek, korban sudah meninggal dunia.
Polisi dan tim medis yang datang ke lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima peristiwa tersebut sebagai takdir dan menolak dilakukannya otopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.
“Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga dan telah dimakamkan di kampung halamannya di Klaten,” pungkas Kompol Gatot.(yud/han)
Editor : Hany Akasah