RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Ambeng-Ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Rabu (16/7/2025) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah truk box bernomor polisi L 8809 BF menabrak tiang listrik dan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga menyebabkan padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Kecamatan Duduksampeyan.
Truk dikemudikan oleh Yusuf Saifuddin, warga Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yang saat itu didampingi rekannya, Torful Bustomi. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Kapolsek Duduksampeyan, AKP Hendrawan, menjelaskan truk melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Saat hendak mendahului truk tronton dari sisi kiri, roda kiri truk turun ke bahu jalan hingga selip dan oleng, lalu menabrak dua tiang sekaligus.
“Truk menabrak tiang listrik milik PLN dan tiang PJU milik Dinas PU Gresik, sehingga menyebabkan tiang miring dan jaringan listrik terganggu,” terang AKP Hendrawan, Rabu malam.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian kabin truk mengalami kerusakan parah, termasuk kaca depan yang pecah dan bodi depan yang ringsek. Meskipun begitu, pengemudi dan kenek dalam kondisi selamat.
Pihak kepolisian masih melakukan inventarisasi kerugian materiil, serta mengamankan kendaraan dan mengumpulkan keterangan saksi mata di lokasi. Polsek Duduksampeyan bersama unsur Forkopimcam telah berkoordinasi dengan PLN Gresik dan Dinas PU guna penanganan tiang listrik dan PJU yang terdampak. Proses perbaikan masih berlangsung, menyusul gangguan listrik yang dilaporkan padam di sejumlah titik.
“Kami sudah berkoordinasi dengan PLN dan Dinas PU Gresik agar penanganan segera dilakukan. Saat ini masih menunggu tim teknis turun,” kata AKP Hendrawan.
Sementara itu, di media sosial, netizen menanggapi insiden ini dengan berbagai komentar. Salah satu akun Instagram, menyebut bahwa kecelakaan tersebut sebagai penyebab lampu padam di seluruh Kecamatan Duduksampeyan..
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur sempit dan ketika hendak mendahului kendaraan lain,” pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah