Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Demi Keamanan dan Pengelolaan Tepat, BMN Pasang Barcode Aset Negara di Rutan Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 12 Juli 2025 | 01:20 WIB


INVENTARISASI – Petugas Rutan Kelas IIB Gresik menempel stiker barcode pada aset negara sebagai bagian dari penertiban administrasi Barang Milik Negara (BMN).
INVENTARISASI – Petugas Rutan Kelas IIB Gresik menempel stiker barcode pada aset negara sebagai bagian dari penertiban administrasi Barang Milik Negara (BMN).

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik melalui Operator Barang Milik Negara (BMN) melaksanakan kegiatan pemasangan barcode pada aset negara yang belum memiliki label identitas resmi, Jumat (11/7).

Langkah ini menjadi bagian dari proses inventarisasi ulang BMN yang bersumber dari belanja modal, sekaligus memperkuat pengelolaan dan pengamanan aset negara secara akuntabel.

Kegiatan ini bertujuan menata ulang data BMN dengan cara menempelkan stiker barcode pada setiap barang yang belum tercatat dalam sistem. Melalui barcode ini, setiap aset memiliki identitas unik yang dapat dipantau secara digital menggunakan aplikasi SIMAN (Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara).

Inventarisasi tidak hanya sebatas penandaan fisik, tetapi juga mencakup pembaruan data dan pencatatan ulang agar informasi terkait keberadaan, kondisi, dan nilai aset tercatat secara akurat dan real-time.

Staf operator BMN Rutan Gresik bertugas melakukan verifikasi, mencocokkan data, dan menempelkan barcode pada aset-aset yang tersebar di seluruh lingkungan kerja Rutan. Proses ini merupakan bagian penting dari siklus manajemen BMN, mendukung prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

Kepala Rutan Gresik, Yuliawan Dwi Nugroho mengatakan, kegiatan ini merupakan prosedur wajib yang dilakukan secara berkala untuk memudahkan identifikasi, pengelolaan, dan pemeliharaan aset negara.

“Ini adalah langkah awal menuju penerapan sistem manajemen aset modern dan terkomputerisasi ke depannya,” ujarnya, Jumat (11/7).

Yuliawan menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja dan memperkuat integritas dalam pengelolaan aset. “Dengan sistem pencatatan yang akurat dan transparan, seluruh aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal. Ini juga mendukung proses pengawasan dan pelaporan yang tepat waktu sesuai regulasi yang berlaku,” pungkasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Rutan #gresik #aset negara