RADAR GRESIK – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Desa Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4).
Peristiwa tragis ini melibatkan sebuah mobil Isuzu Panther dan bus PO Rajawali Indah, yang menyebabkan 7 orang tewas dan 2 orang mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian dan saksi di lokasi, kecelakaan bermula sekitar pukul 06.00 WIB pagi.
Mobil Isuzu Panther dengan nomor polisi DK 1157 FCL, yang diketahui membawa satu keluarga asal Tuban, tengah melaju dari arah barat menuju timur. Rombongan ini dalam perjalanan mengantar salah satu anggota keluarga yang akan berangkat umrah.
Namun nahas, saat melintas di jalan yang dikenal rawan kecelakaan tersebut, ban kiri mobil Panther diduga selip, sehingga kendaraan oleng ke kanan dan melewati marka jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju Bus Rajawali Indah dengan nomor polisi S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno (46), warga Tuban. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tak dapat dihindari.
"Saya sedang berdiri di tengah bus setelah menarik karcis, tiba-tiba penumpang berteriak, lalu terdengar suara ‘bruak’ sangat keras," ujar Eko Prakoso, kondektur PO Rajawali Indah, menceritakan detik-detik kecelakaan.
Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah. Mobil Panther bahkan nyaris tak berbentuk. Seluruh penumpangnya, termasuk pengemudi, mengalami luka serius dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, dua orang dari bus mengalami luka-luka, yakni sopir dan kenek.
Daftar Korban Meninggal Dunia (Penumpang Mobil Panther):
Muhammad Aqib (27), Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban (jamaah umrah)
Besar (65), Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
Lislikah (53), Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
Wiwik Sunarti (43), Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
Akhmad Basuki (49), pengemudi, Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
M. Al Fatih (3), Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
Hafiz Gandawiharja (17), Desa Tuwiri Wetan, Merakurak, Tuban
Daftar Korban Luka (Bus Rajawali Indah):
Khoirul Anam, asal Bojonegoro – kenek bus (patah tulang)
Suwarno, asal Tuban – sopir bus (patah tulang)
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP.
"Data sementara di lokasi, 7 penumpang mobil Isuzu Panther meninggal dunia, sementara 2 korban dari bus mengalami luka. Arus lalu lintas sempat tersendat, namun saat ini sudah kembali normal setelah evakuasi kendaraan selesai," ujarnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah