RADAR GRESIK - Sebuah trafo milik PLN Jawa Timur yang terletak di Jalan Raya Kedamean, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, terbakar pada Kamis (9/1) sekitar pukul 21.50 WIB.
Kebakaran ini menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah sekitar, termasuk Kedamean dan Bringkang, yang terdampak oleh putusnya aliran listrik dari trafo tersebut.
Insiden kebakaran yang terjadi di trafo PLN ini memicu kepanikan di kalangan warga sekitar, terutama karena terdengar bunyi letusan keras saat api mulai melahap trafo tersebut.
Kejadian ini pertama kali disaksikan oleh Arya, yang langsung melaporkan kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik agar segera ditangani.
“Setelah mengetahui kebakaran tersebut, saya langsung melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran,” ujar Arya, Jumat (9/1).
Setelah menerima laporan, Tim Pemadam Kebakaran dari Pos Driyorejo segera diterjunkan ke lokasi kebakaran pada pukul 22.10 WIB dengan membawa lima personel, satu mobil pemadam kebakaran, dan satu mobil suplai air. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik demi mencegah api meluas.
Kepala Damkarla Kabupaten Gresik, Suyono, menjelaskan bahwa kebakaran ini diduga disebabkan oleh gangguan internal di dalam trafo yang memicu percikan api hingga menimbulkan ledakan.
“Trafo mengalami gangguan internal yang menyebabkan percikan api dan ledakan,” jelas Suyono.
Pemadaman dilakukan hingga pukul 23.41 WIB, setelah itu tim memastikan api benar-benar padam dan situasi kembali kondusif sebelum melanjutkan kembali ke Pos Driyorejo.
Beruntung, kebakaran ini tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka. Dinas Pemadam Kebakaran Gresik juga melaporkan bahwa tidak ada kerugian material yang signifikan akibat kejadian tersebut. (yud/han)
Editor : Hany Akasah