RADAR GRESIK- Misteri kematian ADM ,17 oleh tersangka Muh. Fahrudin, 20 mulai terungkap. Warga Desa Melirang, Kecamatan Bungah diduga meninggal usai bertengkar dengan tersangka Fahrudin usai sama-sama menenggak minuman keras. Padahal, mulanya ADM diduga meninggal karena kecelakaan tunggal di dalam saluran air got di Jalan Raya Desa Abar-abir Kecamatan Bungah, Jumat petang (22/12) lalu.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan modus kematian karena keduanya diduga terpengaruh minuman keras (miras). Tersangka Fahrudin kehilangan kendali ketika saling ejek. Hal itu terungkap setelah empat orang saksi diperiksa dan diinterogasi.
"Keduanya merupakan teman yang cukup dekat dan kerap nongkrong bersama. Sebelum ditemukan tewas, tersangka dan korban menggelar pesta minuman keras," ujar AKP Aldhino Prima, Selasa (26/12).
Dalam kondisi setengah mabuk setelah menenggak miras, mereka pun mulai saling ejek hingga berujung pada perkelahian. "Lokasi pesta miras tak jauh dari lokasi kejadian tempat ditemukannya korban jiwa. Saat berkelahi keduanya juga dalam kondisi mabuk" jelas AKP Aldhino.
Setelah ADM tidak sadarkan diri, tersangka Fahrudin meninggalkan korban di dalam selokan. Kondisi itu juga sempat mengecoh pihak keluarga yang menduga ADM mengalami kecelakaan tunggal.
"Sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat dalam keadaan kritis. Namun nyawa korban tidak terselamatkan akibat tersedak lumpur di lokasi kejadian hingga mengganggu pernafasan," pungkas Aldhino.(yud/han)
Editor : Hany Akasah