Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bukit Kapur Desa Prupuh Longsor, Pengelola: Sengaja Dilongsorkan

Hany Akasah • Rabu, 17 Mei 2023 | 15:03 WIB
PENDAMPING: Sertu Kiswiyanto Babinsa Desa Campurejo melakukan pengecekan dan pendampingan terhadap para nelayan di Desa Capurejo, Kecamatan Panceng dalam menghadapi cuaca ekstrim, Selasa (7/2).  (Ist/Radar Gresik)
PENDAMPING: Sertu Kiswiyanto Babinsa Desa Campurejo melakukan pengecekan dan pendampingan terhadap para nelayan di Desa Capurejo, Kecamatan Panceng dalam menghadapi cuaca ekstrim, Selasa (7/2). (Ist/Radar Gresik)
GRESIK - Longsor terjadi di sebuah bukit kapur Desa Prupuh, Kecamatan Panceng. Di lokasi tersebut, terdapat aktivitas penambangan galian C, kemarin. Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sebelumnya, video longsor viral di media sosial dan menarik perhatian. Konten yang tersebar terdapat kepanikan sopir dan operator alat berat di lokasi.

Operator alat berat, M Roni menjelaskan kronologinya. Saat itu, sopir dan operator sedang beristirahat sehingga tidak ada korban jiwa. Kejadian longsor terjadi sekitar pukul 2 siang," ujarnya.

Saat itu, pihaknya memang melakukan penambangan. Bahkan, gunung kapur yang sebelumnya terlihat kokoh dan stabil, kini mulai mengalami erosi.  Nah, ini yang membuat terjadinya longsor.  "Tanah yang berada di atas batu kapur sangat labil karena sering kali tanahnya diambil. Jika tidak dilakukan pemindahan tanah (melongsorkan), maka akan menjadi semakin berbahaya," jelasnya.

Sementara itu, perwakilan pengelola PT Manggala, Sigit membenarkan jika bukit sengaja dilongsorkan. Dia mengaku bahwa tindakan melongsorkan tanah dilakukan untuk mengurangi risiko bahaya. "Tidak longsor tapi sengaja dilongsorkan," ungkap dia.



Menurut Sigit, kejadian itu merupakan yang pertama. Dia pun membantah, longsor diakibatkan sering ditambang memakai alat berat serta ledakan bom.  Dia menilai pihak yang mengambil gambar video tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya sehingga terkesan ada kepanikan di lokasi. "Yang mengambil tidak tahu keadaan, padahal sengaja dilongsorkan," imbuhnya.

Baca Juga : Pakai BBM Subsidi, Penambang Galian C di Banyutengah Diamankan

Baca Juga : Warga Keluhkan Material Urukan Galian C Kotori Jalan

Meskipun dia mengaku, prosedur kegiatan penambangan membahayakan. Bahkan, tidak ada sistem standar keselamatan kerja (K3) yang dipakai pekerja lapangan. Penambangan gunung kapur tersebut diklaim memiliki izin resmi dan sudah beroperasi sejak 2020 lalu. Sesuai papan nama pintu masuk, izin usaha pertambangan atas nama PT Krisna Cakra Cyrilla yang bekerjasama dengan pihak ketiga bernama Cahyo, dari PT Manggala.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#Galian C #longsor #Desa Prupuh