RADAR GRESIK – Kabar baik datang dari perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Tongkang BG M80-1301 yang sempat tidak diketahui keberadaannya setelah kecelakaan laut akhirnya ditemukan. Delapan anak buah kapal (ABK) yang berada di atas tongkang tersebut juga dipastikan selamat.
Tongkang BG M80-1301 ditemukan oleh kapal SPOB BRM 400 pada Senin (14/9) sore. Saat itu, tim SAR masih melakukan penyisiran di perairan sebelah barat Pulau Bawean untuk mencari keberadaan tongkang dan delapan ABK.
Informasi penemuan tersebut diterima KN SAR Permadi sekitar pukul 15.45 WIB. BG M80-1301 ditemukan di sekitar koordinat 05°52.552' Lintang Selatan dan 111°38.947' Bujur Timur.
Baca Juga: Kapal Tenggelam di Perairan Bawean, Tim SAR Gabungan Buru 8 ABK yang Terombang-ambing di Laut
Setelah mendapat informasi tersebut, KN SAR Permadi menghentikan proses penyisiran dan kembali menuju Bawean. Kapal SAR itu tiba dan bersandar di Pelabuhan Bawean sekitar pukul 17.30 WIB.
Petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, Irawan, mengatakan delapan ABK yang berada di atas tongkang langsung dievakuasi oleh SPOB BRM 400.
“Delapan kru atau ABK BG M80-1301 dievakuasi oleh SPOB BRM 400 dan dibawa menuju Semarang. Sedangkan tongkang ditarik menggunakan TB Rava III dengan tujuan Tegal,” ujar Irawan, Selasa (15/9).
Baca Juga: Sopir Truk dan Pengusaha Keluhkan Jam Operasional dan Perizinan, DPRD Gresik Siapkan Jalan Tengah
Perwakilan PT Dharmalancar Sejahtera, Fitra, membenarkan proses evakuasi tersebut. Dia memastikan seluruh kru yang berada di atas tongkang berhasil diselamatkan.
“Crew kapal sudah dievakuasi dengan selamat,” kata Fitra.
Sebelumnya, tugboat TB MT20 1301 milik PT Dharmalancar Sejahtera mengalami kecelakaan hingga tenggelam di perairan sekitar Pulau Bawean pada Minggu (13/9). Kapal tersebut diduga tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi ketika kondisi cuaca buruk.
Saat kejadian, TB MT20 1301 tengah menarik tongkang BG M80-1301. Tugboat dilaporkan tenggelam sekitar 15 mil laut dari Pulau Bawean pada Minggu sore.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Kosong Dekat Pabrik di Manyar Resahkan Warga, Damkar Gresik Terjunkan 8 Personel
Delapan ABK yang berada di atas tugboat berhasil menyelamatkan diri dan kemudian berlindung di atas tongkang BG M80-1301. Namun, posisi tongkang sempat belum diketahui secara pasti sehingga operasi pencarian dilakukan.
Pada Minggu malam, UPP Kelas III Bawean berkoordinasi dengan Basarnas Surabaya untuk melakukan pemantauan dan pencarian. Stasiun Radio Pantai (SROP) Bawean juga ikut memantau situasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Selama bertahan di atas tongkang, para ABK sempat mendapat bantuan makanan dari kapal yang melintas di sekitar lokasi.
Baca Juga: DPRD Gresik Minta Warga Tidak Sekadar Tahu Perda, Tapi Pahami Hak dan Kewajiban Hukum
Setelah dilakukan pencarian, keberadaan BG M80-1301 akhirnya berhasil ditemukan pada Senin sore. Delapan ABK kemudian dievakuasi menggunakan SPOB BRM 400 menuju Semarang. Sementara itu, tongkang ditarik oleh TB Rava III menuju Tegal.
Dengan ditemukannya tongkang dan seluruh ABK dalam kondisi selamat, proses pencarian yang dilakukan tim SAR dan unsur terkait dinyatakan membuahkan hasil. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik