Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

290 Guru PAUD dari 18 Kecamatan Gresik Ikuti Workshop Inovasi Pembelajaran dan Matematika Gembira

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Sebanyak 290 pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik mengikuti Workshop Inovasi Pembelajaran. (Foto : Riri/Radar Gresik)
Sebanyak 290 pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik mengikuti Workshop Inovasi Pembelajaran. (Foto : Riri/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Sebanyak 290 pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik mengikuti Workshop Inovasi Pembelajaran (Inobel) dan Diseminasi Matematika Gembira.

Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, dan dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dr. Nur Hamidah, S.Pd., M.Pd., Plt Kepala Bidang Pengelolaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Anton Arief Al Hakim, S.Kom., M.M., serta Koordinator PLS Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Dedhy Purwoko, S.Sos.

Hariyanto mengatakan inovasi pembelajaran menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Guru yang terus mengembangkan kompetensi dan mampu berinovasi diharapkan dapat menghasilkan proses pembelajaran yang lebih baik bagi anak didik.

“Inovasi pembelajaran menjadikan guru-guru lebih berkualitas, sehingga akan menghasilkan anak didik yang berkualitas,” ujarnya.

Advertisement

Menurutnya, peningkatan kompetensi pendidik harus terus dilakukan melalui semangat untuk memperbarui dan meningkatkan kemampuan diri.

“Kunci seorang pendidik adalah upgrade diri dan update diri,” katanya.

Ia menekankan, inovasi dalam pembelajaran harus mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik. Guru tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi perlu menciptakan proses belajar yang membuat anak merasa senang dan ingin kembali mengikuti pembelajaran.

“Kalau murid belum menyampaikan, ‘Bu, Pak, aku senang. Diulangi lagi pelajarannya,’ tandanya kita belum berinovasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PKG PAUD Kabupaten Gresik Jannatul Ma’wa, S.Pd., M.Pd. mengatakan workshop tersebut diinisiasi untuk meningkatkan kompetensi seluruh pendidik PAUD di Kabupaten Gresik.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

SMA SIG Gresik Siap Unjuk Gigi di Turnamen Bahlil Mini Soccer, Bidik Juara Zona 7

SMA SIG Gresik Siap Unjuk Gigi di Turnamen Bahlil Mini Soccer, Bidik Juara Zona 7

RADAR GRESIK - SMA Semen Indonesia (SMA SIG) siap meramaikan ajang Bahlil Mini Soccer "Asyik Menuju Puncak" yang digelar di Lapangan Mini Soccer Lontar, Sambikerep, Surabaya, pada 21–22 September 2026. Keikutsertaan ter

Perkuat Bahasa Asing, SMP YIMI FDS Gresik Hadirkan Native Speaker Asal Jepang

Perkuat Bahasa Asing, SMP YIMI FDS Gresik Hadirkan Native Speaker Asal Jepang

RADAR GRESIK – SMP YIMI Full Day School (FDS) Gresik terus mempertajam kompetensi berbahasa internasional para siswanya melalui kelas peminatan bahasa.  Untuk memperkuat kemampuan berkomunikasi secara langsung, sekolah

Warga Gresik Sumringah, 244 KPM di Tanjung Dapat Bantuan 30 Kilogram Beras

Warga Gresik Sumringah, 244 KPM di Tanjung Dapat Bantuan 30 Kilogram Beras

RADAR GRESIK – Raut lega terlihat dari wajah ratusan warga Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, saat menerima bantuan pangan di balai desa setempat. Sebanyak 244 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer