RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Bringkang, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Peristiwa tersebut melibatkan empat kendaraan roda empat atau lebih, serta satu unit sepeda motor yang tengah terparkir di depan warung kopi (warkop).
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menjelaskan bahwa peristiwa kecelakaan lalu lintas ini bermula pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat itu, sebuah truk Hino Tronton bernomor polisi B 9530 UIT melaju dari arah utara menuju ke selatan. Truk tersebut dikemudikan oleh Sulaiman (53), warga Kabupaten Tuban.
Baca Juga: Sinergi TNI-Polri Jamin Kekhusyukan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Jantung Kota Gresik
"Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga kuat mengalami rem blong sehingga sopir kehilangan kendali," ujar AKP Arif Rahman, Sabtu (16/5).
Akibat gagal fungsi pada sistem pengereman, truk tronton tersebut meluncur tak terkendali dan memicu tabrakan beruntun dengan kendaraan di depannya.
Benturan pertama, Truk Hino menabrak truk bernomor polisi H 48442 CF yang dikemudikan oleh Aris Setiawan (35), warga Blora, Jawa Tengah. Berlanjut benturan kedua dorongan berlanjut hingga mengenai mobil pick up bernomor polisi AE 8967 SQ yang dikemudikan Aril Ilham Pranata (20), warga Sidoarjo.
Baca Juga: Dinsos Gresik Bebaskan Dua Warga dari Pasungan, Langsung Dirujuk ke RS Menur Surabaya
Sementara benturan ketiga, Truk Hino juga menghantam truk drop side bernomor polisi L 9263 GM yang dikemudikan Sukono (52), warga Lamongan.
Tidak berhenti di situ, laju truk tronton baru terhenti setelah menabrak satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi W 2021 DE milik Candra Widyatmoko (34), warga Menganti, yang sedang terparkir di depan warkop milik Suwito (62).
Beruntung, insiden kecelakaan karambol ini tidak sampai memakan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerasnya benturan membuat seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah.
Baca Juga: Gerebek Kawasan Industri Dini Hari, Satresnarkoba Polres Gresik Bekuk Dua Pengedar Sabu
"Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta," terang Kapolsek.
Kerasnya kecelakaan ini juga dikonfirmasi oleh salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Kiki Ervianti (30), warga Desa Bringkang. Menurutnya, suara benturan yang dihasilkan sangat keras hingga mengejutkan warga sekitar.
"Suara benturannya terdengar keras sekali, sampai membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan warung," kata Kiki.
Petugas dari Polsek Menganti langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Baca Juga: Kurang Waspada, Pengendara Motor Tabrak Truk Tronton Parkir di Jalan Raya Ambeng-Ambeng Gresik
Untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut, kasus kecelakaan lalu lintas ini kini resmi dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik (yud/han)
Editor : Hany Akasah