RADAR GRESIK – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah rumah kos di Jalan Raya Kartini, Kecamatan Kebomas, Gresik, berakhir tragis. Dua orang pelaku berhasil diringkus warga saat mencoba membawa kabur motor curian pada Selasa (20/1) dini hari.
Akibat amuk massa yang tak terbendung, satu pelaku dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya mengalami luka parah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di area Kos Kuning (Timur Toko Sarikat).
Kejadian bermula saat seorang warga menaruh curiga melihat dua pria keluar dari sebuah gang buntu. Salah satu pelaku terlihat mendorong sepeda motor Yamaha bernopol S 5671 ACA, sementara rekannya berjaga di belakang dengan posisi berjalan membelakangi.
Kecurigaan warga terbukti saat saksi mencoba menegur kedua pria tersebut. Alih-alih berhenti, salah satu pelaku justru terlihat mengambil sesuatu dari dalam tasnya sementara rekannya mencoba melarikan diri.
Teriakan minta tolong dari saksi memicu kedatangan warga sekitar yang langsung mengepung dan mengamankan kedua pelaku.
Warga yang geram dengan aksi pencurian tersebut sempat melakukan aksi main hakim sendiri sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Akibatnya, pelaku bernama Herman (42), asal Probolinggo, dinyatakan meninggal dunia di tempat. Sedangkan rekannya, Santoso (40), asal Lamongan, mengalami luka babak belur dan segera dilarikan ke RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ini kasus tersebut telah dilimpahkan ke tingkat polres untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Benar dan ditangani pihak Polres Gresik," ujar Kompol Gatot secara singkat, Selasa (20/1).
Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti kuat, di antaranya unit sepeda motor milik penghuni kos yang sudah sempat berpindah tempat.
Selain itu, petugas menyita dua unit ponsel milik pelaku, empat mata anak kunci T, satu kunci T, tiga kunci duplikat lengkap dengan magnet, serta sebuah tas ransel hitam yang digunakan untuk menyimpan peralatan mencuri tersebut. (yud/han)
Editor : Hany Akasah