Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gelar Evakuasi Dramatis, Dinsos dan Satpol PP Gresik Amankan ODGJ di Lingkungan Masjid Cerme

Fajar Yuliyanto • Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:21 WIB
EVAKUASI : ODGJ berhasil dievakuasi oleh Tim URC Dinsos Gresik bersama URC Satpol PP.
EVAKUASI : ODGJ berhasil dievakuasi oleh Tim URC Dinsos Gresik bersama URC Satpol PP.

RADAR GRESIK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani keluhan masyarakat terkait gangguan ketertiban umum.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsos Gresik bersama URC Satpol PP berhasil mengevakuasi seorang pria yang menderita Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di kawasan Jalan Raya Ngepungsari, Morowudi, Kecamatan Cerme, Rabu (14/1).

Kepala Dinsos Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menyampaikan bahwa tindakan evakuasi ini bermula dari laporan warga pada Rabu siang sekitar pukul 13.54 WIB. Masyarakat merasa resah dengan keberadaan pria tanpa identitas tersebut karena perilakunya yang dinilai mengganggu lingkungan sekitar.

Menurut dr. Ummi, penanganan cepat dilakukan untuk menjamin keamanan warga sekaligus memberikan hak perawatan bagi penyandang disabilitas mental tersebut.

“Awalnya ada laporan dari masyarakat mengenai adanya ODGJ yang meresahkan, tidak memiliki identitas, dan sangat mengganggu lingkungan sekitar,” kata dr. Ummi dalam keterangannya.

Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Ariyanto, menjelaskan bahwa sebelum evakuasi dilakukan, petugas melakukan penelusuran di lokasi.

ODGJ yang kemudian diketahui berinisial Mr. X (PK) berusia sekitar 42 tahun itu kedapatan berada di area Masjid Al Ittihad, Desa Morowudi. Kehadirannya di sana dilaporkan telah mengganggu kenyamanan dan aktivitas para jamaah masjid.

Proses evakuasi di lapangan berlangsung cukup dramatis. Pasien sempat melakukan perlawanan dan menyerang petugas yang mencoba mendekat. Demi menghindari jatuhnya korban dan memastikan keselamatan bersama, petugas terpaksa melakukan tindakan pengamanan sesuai prosedur medis dan lapangan.

“Dalam proses evakuasi, pasien sempat berontak dan menyerang petugas. Demi keselamatan bersama, petugas terpaksa melakukan tindakan pengamanan dengan fiksasi pada tangan pasien,” ujar Alfi pada Jumat (16/1).

Beruntung, insiden perlawanan tersebut tidak menyebabkan luka pada warga maupun petugas. Setelah situasi berhasil dikendalikan, Mr. X langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya.

Di sana, pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan medis serta mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai dengan prosedur rehabilitasi sosial.

Pihak Dinsos Gresik terus berkomitmen untuk menciptakan kenyamanan di ruang publik melalui penanganan masalah sosial yang tepat sasaran. Melalui kejadian ini, dr. Ummi mengimbau masyarakat agar tetap aktif melapor jika menemukan kasus serupa di wilayah masing-masing.

“Dinsos Gresik menghimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan ODGJ yang membutuhkan penanganan, agar dapat ditangani secara cepat dan tepat demi keamanan serta kenyamanan bersama,” tutupnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #dinsos #satpol pp #cerme #odgj