Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kali Lamong Kembali Mengamuk, Sembilan Desa di Gresik Selatan Terendam Banjir

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 12 Januari 2026 | 08:47 WIB
TERENDAM : Kondisi banjir luapan Kali Lamong yang kembali menggenangi pemukiman dan akses jalan di wilayah Gresik Selatan.
TERENDAM : Kondisi banjir luapan Kali Lamong yang kembali menggenangi pemukiman dan akses jalan di wilayah Gresik Selatan.

RADAR GRESIK – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu menyebabkan Sungai Kali Lamong kembali meluap. Akibatnya, sejumlah desa di tiga kecamatan di wilayah Gresik Selatan terendam banjir sejak Sabtu (10/1).

Banjir ini melumpuhkan akses jalan raya, merendam fasilitas umum, serta menggenangi ratusan hektare lahan pertanian warga.

Kejadian ini merupakan kali kedua dalam waktu singkat, setelah sebelumnya wilayah yang sama sempat terendam banjir serupa pada akhir Desember lalu.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengungkapkan bahwa banjir luapan ini mulai masuk ke pemukiman sejak Jumat (9/1) malam.

Namun, debit air mengalami kenaikan signifikan pada Sabtu pagi seiring kiriman air dari wilayah hulu seperti Lamongan.

Berdasarkan data BPBD Gresik, berikut adalah rincian wilayah terdampak:

“Ketinggian air di lapangan bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga 30 sentimeter di titik-titik terendah,” jelas Sukardi, Minggu (11/1).

Penyebab utama banjir ini adalah meluapnya Sungai Kali Lamong yang tidak mampu menampung debit air kiriman.

“Kemarin wilayah Lamongan hujan deras dan banjir, sehingga alirannya menuju ke hilir, yakni wilayah Gresik ini,” tambah Sukardi.

Fenomena ini menjadi ancaman rutin bagi warga di sepanjang bantaran Kali Lamong.

Sebagaimana diketahui, wilayah ini baru saja bernafas lega setelah banjir serupa surut pada akhir Desember 2025 lalu. Kini, warga kembali harus berjibaku dengan lumpur dan air yang masuk ke dalam rumah.

Hingga saat ini, personel BPBD Kabupaten Gresik terus disiagakan di lokasi terdampak untuk memantau perkembangan debit air serta memberikan bantuan jika diperlukan.

Petugas mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun di wilayah hulu yang berpotensi menambah ketinggian genangan.

Pemerintah daerah juga terus memantau infrastruktur tanggul guna memastikan tidak ada kerusakan yang memperparah kondisi banjir di hilir. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#KALI LAMONG #BPBD #gresik #Selatan #Banjir