RADAR GRESIK – Masyarakat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kembali dikejutkan oleh guncangan gempa bumi pada Sabtu (3/1) pagi. Gempa berkekuatan Magnitudo 4,9 tersebut berpusat di laut dan memicu kepanikan warga di dua kecamatan, yakni Sangkapura dan Tambak.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.12 WIB ini dilaporkan terasa cukup kuat, hingga membuat aktivitas warga terhenti sejenak karena kekhawatiran akan adanya gempa susulan yang lebih besar.
Mahasiswa dan Warga BerhamburanDampak guncangan sangat dirasakan di lingkungan kampus Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean (INHAFI).
Para mahasiswa yang tengah mengikuti jam pembekalan mendadak berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri.
"Mahasiswa langsung keluar kelas dan turun dari lantai empat gedung Inhafi saat getaran terasa," ujar Ansaruddin, salah satu dosen di kampus tersebut.
Hal serupa dirasakan Hasan, warga Desa Patar Selamat, Kecamatan Sangkapura. Ia menceritakan kuatnya getaran yang membuat perabotan rumah berbunyi.
"Tempat tidur terasa bergoyang, kaca jendela juga bergetar dan berbunyi kencang," jelasnya.
Kepala BMKG Bawean, Usman Kholid, menjelaskan bahwa berdasarkan data pembaruan, gempa tersebut berada pada koordinat 5.83° LS dan 112.43° BT, tepatnya di laut pada jarak 126 km timur laut Tuban dengan kedalaman yang sangat dangkal, yakni 3 km.
"Getaran dirasakan pada skala III MMI di wilayah Tuban dan Bawean, yang intensitasnya dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas," ujar Usman.
Baca Juga: Niat Berburu Sunset di Tanjung Gaang, Satu Keluarga Asal Sidoarjo Malah Tersesat di Hutan Bawean
Tokoh pemuda Bawean, Jamaluddin, mencatat bahwa titik lokasi gempa kali ini masih berada di zona yang sama dengan rangkaian gempa besar M 6,4 yang melanda Bawean pada tahun 2024 lalu.Ia menyoroti adanya dugaan pengaruh aktivitas manusia di area tersebut terhadap pergerakan sesar.
"Di titik gempa tersebut kuat dugaan ada aktivitas pengeboran minyak, sehingga memicu sesar laut bergerak kembali," ungkap Jamaluddin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Pihak berwenang mengimbau warga Bawean untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah