RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Driyorejo, Gresik. Sebuah truk tronton terlibat tabrakan dengan pengendara sepeda motor di Jalan Raya Dusun Larangan, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, tepat di depan SPBU setempat, Selasa (23/12).
Insiden tersebut melibatkan Truk Tronton bernopol S 8963 UT yang dikemudikan oleh Firman Hadi Putra (26), warga Kecamatan Kebomas, Gresik, dengan sepeda motor Honda Stylo bernopol S 3137 NCD yang dikendarai oleh Arjuna Sandi Mahesa Rama (35), warga Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju searah dari arah timur menuju ke barat.
Setibanya di lokasi kejadian, truk tronton tersebut secara tiba-tiba bermanuver belok ke arah kanan dengan maksud hendak masuk ke area SPBU.
“Truk hendak belok masuk SPBU, namun diduga jaraknya sudah terlalu dekat dengan motor yang berada di samping atau belakangnya. Karena posisi yang sudah tidak memungkinkan untuk menghindar, tabrakan pun tak terelakkan,” ujar Kompol Musirham, Rabu (24/12).
Pengemudi truk diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya saat berbelok, sehingga tidak menyadari keberadaan pengendara sepeda motor yang melaju di jalur yang sama.
Akibat tabrakan keras tersebut, pengendara Honda Stylo, Arjuna Sandi, terjatuh dan mengalami luka berat berupa patah tulang pada kaki kanan. Petugas kepolisian bersama warga segera mengevakuasi korban ke RS Anwar Medika untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan di Mapolsek Driyorejo sebagai barang bukti penyelidikan.
“Kami telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti kendaraan. Kasus ini masih dalam penanganan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tambahnya.
Menyikapi kejadian ini, Kompol Musirham kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar (truk), agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalur padat.
“Kami mengingatkan pengemudi untuk selalu memastikan kondisi sekeliling, terutama saat melakukan manuver berbelok. Gunakan spion dengan maksimal dan perhatikan jarak aman agar insiden serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah