Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ditemukan di Tol Driyorejo, Polres Gresik Antar Bocah Pulang Setelah Mengaku Tak Tahan Jadi Korban Perundungan

Yudhi Dwi Anggoro • Minggu, 7 Desember 2025 | 00:54 WIB

DIANTAR PULANG : Anggota Polsek Driyorejo saat mengantar Rizki ke rumah orang tuanya di Kabupaten Sidoarjo.
DIANTAR PULANG : Anggota Polsek Driyorejo saat mengantar Rizki ke rumah orang tuanya di Kabupaten Sidoarjo.

RADAR GRESIK – Sebuah peristiwa yang membahayakan terjadi di ruas Jalan Tol Surabaya–Mojokerto (SUMO) pada Kamis (4/12).

Seorang bocah laki-laki ditemukan berjalan sendirian di sisi jalan tol, memicu respons cepat dari polisi dan warga untuk mengevakuasinya sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan awal mula kejadian pada Jumat (5/12) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Angin Kencang Hantam Driyorejo, Puluhan Rumah di Desa Karangandong Rusak

Pasangan suami-istri, Bayu Sono, yang tengah melintas di tol, terkejut melihat seorang anak berjalan menepi sambil sesekali menengok ke arah kendaraan yang melaju kencang.

Menyadari bahaya besar yang mengintai, keduanya segera menghentikan kendaraan dan mengajak bocah tersebut menuju Pos Polisi Legundi, Driyorejo, Gresik.

Di kantor polisi, bocah itu memperkenalkan diri sebagai Muhammad Rizki Ramadhan, warga Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Dengan nada pelan, Rizki mengaku kabur dari sebuah pondok pesantren tempatnya mondok.

Baca Juga: Warga Cerme Ngadu ke DPRD, 1,5 Tahun Beli Air Tangki Karena Janji Air Bersih Mangkrak

Ia mengungkapkan alasannya tidak betah karena merasa kerap menjadi korban perundungan teman sebaya.

"Tanpa arah jelas, ia memilih berjalan kaki menuju rumah melalui jalur tol, ini sebuah tindakan spontan yang penuh risiko," jelas Kompol Musihram.

Mengetahui kondisi tersebut, anggota piket Pos Polisi Legundi, Aiptu Suwito, langsung mengambil langkah cepat.

Baca Juga: Multiliterasi Budaya, dari Ekplorasi Hingga Kreasi yang Menghidupkan Tradisi

Selain memastikan keamanan, petugas juga memperhatikan kondisi psikologis Rizki dan segera mengantarnya pulang ke Sidoarjo untuk dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Setibanya di rumah, suasana haru menyelimuti pertemuan Rizki dengan orang tuanya. Pihak keluarga diberi penjelasan terkait alasan sang putra meninggalkan pondok.

Orang tua Rizki menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada aparat kepolisian yang telah memberikan pengawalan hingga Rizki sampai di rumah dengan selamat.

Baca Juga: Tiga Puskesmas Belum Layani Rawat Inap, Pemkab Gresik Siapkan Opsi Dijadikan Puskesmas Pembantu

“Ucapan terima kasih juga disampaikan keluarga Rizki kepada Bayu Sono dan istrinya yang tanpa ragu tergerak membantu,” tutur Kompol Musihram.

Kompol Musihram menegaskan bahwa kejadian ini menjadi contoh nyata pentingnya kepekaan sosial dan respons cepat masyarakat. Ia juga mengimbau agar lingkungan pendidikan memastikan kenyamanan dan keamanan para santri, serta orang tua aktif memperhatikan kondisi emosional anak.

"Aksi kecil yang dilakukan warga dan aparat ini kembali membuktikan bahwa kepedulian menjadi penyelamat di saat genting, bahkan untuk satu nyawa kecil yang tengah mencari jalan pulang," tegasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#antar pulang #perundungan #gresik #legundi #polres #tol sumo