RADAR GRESIK - Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari 2 Gresik kembali mengharumkan nama Kabupaten Gresik di kancah provinsi. Sekolah ini sukses memborong tiga gelar juara dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Pendidikan Khusus (O2SN Diksus) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.
Kompetisi bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur tersebut berlangsung di SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang pada 14–15 Juli 2026.
Dalam ajang tersebut, para siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik tampil gemilang di berbagai cabang olahraga. Prestasi tertinggi diraih oleh Siti Jauzaa Naureen Athalieta, siswi kelas V SDLB, yang sukses menyabet Juara I cabang olahraga Bocce Tunggal Putri.
Keberhasilan ini disusul oleh Nanuta Ta'rif Ali, siswa kelas IX SMPLB, yang meraih Juara II cabang Atletik Balap Kursi Roda, serta Khoirul Dwi Romadhoni, siswa kelas XI SMALB, yang membawa pulang Juara II cabang Tenis Meja. Raihan ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik berkebutuhan khusus mampu bersaing dan menunjukkan prestasi terbaiknya.
Kepala SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Dr. Dede Idawati, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya yang mendalam atas pencapaian luar biasa para anak didiknya tersebut.
"Alhamdulillah, sujud syukur atas prestasi luar biasa yang diraih oleh anak-anak hebat kita. Prestasi ini adalah anugerah yang luar biasa bagi keluarga besar SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik," ujarnya penuh haru.
Dede menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan seleksi berjenjang. Para atlet harus melewati persaingan yang ketat, mulai dari tingkat kabupaten hingga akhirnya bertanding di tingkat provinsi.
"Proses yang dilaksanakan mulai dari adanya seleksi tingkat kabupaten hingga provinsi. Kalau di kabupaten bersaing dengan delapan SLB, sedangkan di provinsi harus bersaing dengan perwakilan dari 38 SLB se-Jawa Timur," jelas Dede mengenai ketatnya kompetisi.
Untuk menghadapi kompetisi tersebut, pihak sekolah melakukan persiapan secara intensif. Langkah ini dilakukan melalui pendampingan rutin oleh guru pembimbing di setiap cabang olahraga, serta menjalin kolaborasi erat dengan orang tua guna menjaga kondisi mental dan emosional siswa.
"Untuk persiapan murid yang bertanding, kami mengadakan pendampingan rutin dengan guru-guru pendamping di setiap cabang olahraganya, serta kami senantiasa berkolaborasi dengan orang tua untuk menjaga kestabilan emosi anak-anak," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, Dede juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari guru pembimbing, Pengawas Sekolah Eko Budi Prasetyo, Dinas Pendidikan, hingga pihak yayasan yang terus memfasilitasi kebutuhan sekolah.
"Sebagai kepala sekolah, saya merasa bangga atas hasil yang dicapai oleh anak-anak. Ini adalah bukti bahwa kekuatan kemampuan murid-murid di SLB merupakan satu sistem yang tidak bisa dipisahkan antara guru, orang tua, Dinas Pendidikan, dan yayasan yang senantiasa memfasilitasi seluruh sarana dan prasarana untuk menciptakan sekolah yang unggul," ungkapnya.
Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan bakat dan minat di sekolah luar biasa mampu menghasilkan atlet-atlet yang kompetitif.
Baca Juga: Sentuhan Humanis, Kapolres Gresik Sambangi Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2
"Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin tinggi, serta kolaborasi yang harmonis antara siswa, guru pendamping, dan pihak sekolah. SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik telah membuktikan bahwa ruang-ruang inklusi mampu melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga yang membanggakan Kabupaten Gresik," puji Eko Agus Suwandi.
Ia berharap raihan prestasi ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi sekolah-sekolah luar biasa lainnya di Kabupaten Gresik untuk terus melejitkan potensi non-akademik peserta didik mereka.
"Kami dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama Gresik hingga tingkat nasional," pungkasnya optimis. (rir/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik