RADAR GRESIK - Kelompok Bermain (KB) MNU 132 dan Taman Kanak-Kanak (TK) MNU 254 Nurul Ishlah menggelar peringatan Hari Ibu yang istimewa, menggabungkan perayaan dengan implementasi pembelajaran mendalam yang berfokus pada pengembangan delapan dimensi profil lulusan.
Acara yang dikemas dalam bentuk pentas seni dan kolaborasi aktif orang tua serta guru ini dilaksanakan di halaman sekolah pada Sabtu (13/12).
Kepala TK Muslimat NU Nurul Ishlah, Ardhiana Yoghi Savitrie, menjelaskan bahwa kegiatan ini secara spesifik bertujuan menggali dan memperkuat dua karakter penting pada anak usia dini, yaitu Kemandirian dan Kolaborasi.
"Pentas seni kali ini bukan hanya perayaan, tetapi juga wadah nyata implementasi Pembelajaran Mendalam yang memuat dimensi kemandirian dan kolaborasi dari delapan dimensi profil lulusan yang kami kembangkan," ujar Ardhiana Yoghi Savitrie.
Dalam momentum Hari Ibu ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemandirian anak-anak dalam menampilkan karyanya, sekaligus menguatkan kolaborasi apik antara anak, guru, dan juga orang tua.
"Pengembangan delapan dimensi profil lulusan pada Pembelajaran Mendalam di KB-TK MNU Nurul Ishlah menjadi wujud nyata dari komitmen sekolah dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter utuh," Ungkapnya.
Delapan dimensi itu meliputi Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME dengan memiliki keyakinan dan mengamalkan nilai spiritual serta akhlak mulia.
Dimensi kewargaan menekankan cinta tanah air, menghargai keberagaman, peduli lingkungan, dan berkontribusi dalam masyarakat global.
Serta dimensi penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi.
"Sehingga siswa mampu berpikir logis, analitis, reflektif, dan menyelesaikan masalah. Juga menumbuhkan berpikir inovatif, fleksibel dalam menciptakan solusi," imbuh Ardhiana Yoghi Savitrie.
Selain itu siswa juga bekerja sama dengan teman-temannya untuk mencapai tujuan bersama. Mampu belajar mandiri, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi diri. Serta Menjaga kesehatan fisik dan mental, serta pola hidup sehat.
Melalui pentas seni ini, dimensi Kemandirian diwujudkan saat anak-anak tampil dengan percaya diri, sementara dimensi Kolaborasi terjalin erat melalui keterlibatan aktif orang tua dalam persiapan dan pelaksanaan acara.
Perayaan Hari Ibu ini menjadi penekanan bahwa pendidikan karakter yang mendalam dan bermakna harus melibatkan seluruh ekosistem sekolah dan keluarga. (rir/han)
Editor : Hany Akasah