Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

SMPN 1 Gresik Perdana Program MBG, Wabup Asluchul Alif Cicipi Menu untuk Pastikan Keamanan Gizi

Fajar Yuliyanto • Senin, 29 September 2025 | 19:08 WIB
MENINJAU : Wabup Gresik dr. Asluchul Alif langsung meninjau MBG di SMPN 1 Gresik, bersama Kepala Dispendik Gresik, S. Hariyanto, dan Kepala SMPN 1 Gresik Beri Avita Prasetiya memantau siswa.
MENINJAU : Wabup Gresik dr. Asluchul Alif langsung meninjau MBG di SMPN 1 Gresik, bersama Kepala Dispendik Gresik, S. Hariyanto, dan Kepala SMPN 1 Gresik Beri Avita Prasetiya memantau siswa.

RADAR GRESIK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto resmi diluncurkan perdana di Kabupaten Gresik. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gresik menjadi lokasi pertama yang menerapkan program ini, dan langsung ditinjau oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik dr. Asluchul Alif.

Kunjungan ini dilakukan di tengah merebaknya kasus keracunan di beberapa daerah, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah membentuk Satgas khusus MBG untuk mengawal pelaksanaan program.

Sebanyak 969 siswa SMPN 1 Gresik merasakan program MBG perdana. Sebelum makanan dibagikan dan dikonsumsi oleh siswa, dr. Alif, alumnus Universitas Hang Tuah Surabaya, lebih dulu mencicipi makanan tersebut untuk memastikan keamanannya.

“Ini tahap pengecekan beberapa kali. Selain sudah dicicipi oleh SPPG, kita juga baru saja membentuk Satgas MBG untuk mengawal program,” kata dr. Alif.

Ia menjelaskan, Satgas ini dibentuk untuk memastikan Standard Operating Procedure (SOP) berjalan sesuai prosedur. Salah satu SOP penting adalah makanan harus dikonsumsi maksimal 30 menit setelah sampai di sekolah.

“Tidak ada alasan guru lagi rapat, siswa lagi kegiatan. Kami ingin begitu makanan sampai di sekolah langsung dikonsumsi. Jangan nunggu berjam-jam,” tegasnya.

Wabup juga meminta setiap sekolah menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan dapur penyedia menu. Satgas yang dibentuk bertugas menjembatani komunikasi antar stakeholder MBG, mulai dari pengawasan, distribusi, hingga pemenuhan gizi.

Setelah mencicipi, dr. Alif mengacungi jempol menu hari itu. Meskipun tidak mengandung nasi, seluruh komponen gizi terpenuhi. “Menu ini sangat kekinian sesuai selera anak-anak,” imbuhnya.

Kepala SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya, menambahkan bahwa MBG bukan hanya soal gizi, tetapi juga mendidik siswa untuk disiplin.

“Tadi diberi pesan oleh Pak Wabup, jika siswa juga harus dididik disiplin. Misalnya doa bersama sebelum makan, nanti setelah makan piring ditaruh di mana,” kata Prasetiya.

Salah satu siswa kelas IX C, Alif Aryo Bimo, mengungkapkan rasa senangnya dengan menu MBG hari pertama. “Lengkap ada buah sayur. Ada kentang juga,” ucapnya, menilai menu tersebut enak dan tidak asing.

M. Zamroni Al Fikri, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidokumpul Gresik, menjamin bahwa menu setiap hari akan berubah dan pihaknya tidak menyetok bahan makanan.

“Jadi H-1, kita sudah belanja bahan makanan. Sedangkan makanan yang dikonsumsi maksimal 3 sampai 6 jam, sehingga lebih baik untuk sarapan pagi agar makanan tetap fresh,” jelas Zamroni.

Prasetiya berharap program MBG ini dapat berjalan baik dan menghasilkan peningkatan gizi pada anak-anak, sehingga target Indonesia Emas tahun 2045 bisa tercapai. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Wakil Bupati #Wabup #Mbg #Prabowo Subianto #SMPN 1 Gresik