Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Anggota DPD RI Lia Istifhama Tinjau Dapur MBG di Gresik, Benteng Gizi Bagi Anak Pesantren

Hany Akasah • Kamis, 12 Juni 2025 | 00:23 WIB

 

TINJAU: Anggota DPD RI Lia Istifhama bersama pengurus Ponpeds Bumi Aswaja meninjau langsung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TINJAU: Anggota DPD RI Lia Istifhama bersama pengurus Ponpeds Bumi Aswaja meninjau langsung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

RADAR GRESIK — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama berkunjung ke Pondok Pesantren Bumi Aswaja di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Selasa (10/6). Dalam kunjungan tersebut, Ning Lia, sapaan akrabnya, meninjau langsung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di lingkungan pesantren tersebut.

Dapur MBG yang dikelola oleh Pondok Pesantren Bumi Aswaja merupakan bagian dari implementasi program nasional prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam menanggulangi stunting dan mendorong ketahanan pangan di kalangan anak-anak dan remaja, khususnya di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Menurut Ning Lia, keberadaan dapur MBG ini bukan hanya menjadi solusi langsung terhadap masalah gizi, namun juga merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dan kontekstual (contextual learning) yang membentuk preferensi konsumsi sehat bagi anak-anak dalam keseharian mereka.

“Program ini sangat efektif untuk menanggulangi stunting karena menyentuh aspek kebiasaan makan dan kesadaran gizi sejak dini. Ini adalah bagian dari pembelajaran kontekstual yang berjangka panjang. Kita sedang menanam kebiasaan, bukan sekadar memberikan makan,” terang Ning Lia.

Lebih jauh, ia menekankan MBG tidak sekadar urusan pangan, tetapi juga berperan besar dalam membangun budaya gotong royong lintas sektoral dan menciptakan jejaring ekonomi berbasis UMKM. Hal ini, menurutnya, menjadi langkah strategis untuk memperkuat keberdayaan ekonomi daerah.

“Keberdayaan ekonomi daerah akan tumbuh dengan adanya dapur MBG. Karena ketika anak-anak menantikan program ini, maka ada dorongan kuat bagi pemerintah untuk menjadikannya berkelanjutan. Dari situ akan muncul dorongan fiskal untuk mengembangkan program dan akhirnya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya.

Sementara itu,Sena Kogam MNV, Sekretaris Yayasan Bumi Aswaja menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan MBG dan peran strategis pesantren dalam program nasional tersebut. Ia menegaskan, pesantren siap menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menyukseskan MBG.

Ia berharap BGN terus memberikan perhatian dan dukungan agar pesantren di Gresik bisa menjadi pilar dalam penguatan gizi masyarakat dan pembangunan ekonomi berbasis komunitas lokal.

“Kami bangga menjadi yang pertama dari kalangan pesantren di Kabupaten Gresik yang menjalankan program MBG. Sejarah telah membuktikan bahwa pesantren adalah kunci dan benteng terakhir kekuatan bangsa. Maka, sudah seharusnya kami ikut andil menyambut program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini,” tutur Sena. (han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #Stunting #Dukun #Mbg #Lia Istifhama #Ning Lia #Makan Bergizi Gratis #DPD RI #Pondok Pesantren