GRESIK-Satreskrim Polres Gresik akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap 156 kakak kelas korban pencolokan tusuk bakso SAH, Selasa (19/9).Pemeriksaan tersebut dilakukan di Balai Desa Randupadangan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Para siswa didampingi oleh orang tuanya masing-masing.
Kasat Reskrim Polres Gresik Aldhino Prima Wirdhan mengatakan total ada 156 siswa dari semua kelas yang menjalani proses pemeriksaan.
"Semua diperiksa dan dikumpulkan di balai desa," katanya.
Salah satu perangkat desa mengaku pemeriksaan dilakukan bertahap dan didampingi oleh orang tua anak-anak. "Didampingi orang tua, mulai pukul 13.00 WIB," katanya.
Sebelumnya diberitakan, SAH, 8, siswa SD di Menganti harus mengalami kebutaan akibat dicolok menggunakan tusukan bakso oleh kakak kelasnya.
Siswi kelas 2 SD di Menganti, Gresik ini menjadi korban kekerasan saat kegiatan lomba perayaan Agustusan di sekolahnya. Karena sedang ada lomba, semua siswa berada di luar kelas. Para murid sedang semarak merayakan Agustusan dengan lomba. “Disitu berbaur semua,” kata Samsul, orang tua SAH.
Seketika SAH ditarik oleh siswa lain yang diduga kakak kelasnya ke sebuah lorong. Lokasinya di antara ruang guru dan pagar sekolah. Tidak banyak orang di lokasi itu. Di lorong tersebut, korban dimintai uang jajan secara paksa. (han)
Editor : Hany Akasah