"Keinginan dan kemauan untuk lanjut kuliah di tahun ini meningkat drastis dibanding dua tahun lalu," papar rektor UISI Prof. Dr.Ing. Herman Sasongko. Ini juga membuktikan bahwa perekonomian Indonesia kembali bangkit setelah terkena gelombang COVID-19.
Mahasiswa baru akan mendapat materi mengenai sistem pembelajaran dan kehidupan kampus selama lima hari mulai Senin (26/9) sampai Jumat (30/9).
"Materi yang diberikan seputar wawasan kampus meliputi peran fungsi mahasiswa, sistem perkuliahan, tata kehidupan kampus, motivasi, program kampus merdeka, edukasi terkait kebijakan anti narkoba, anti kekerasan seksual, anti perundungan, anti hoax, anti intoleransi dan anti korupsi, serta kepedulian akan isu global" papar Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Kealumnian,Puji Andayani, S.Si., M.Si., M.Sc., MCE.
Baca Juga : Prof. Herman Siapkan Rumah Bisnis UISI untuk Bantu UMKM Gresik
Semua pemberian materi akan diadakan secara tatap muka, termasuk pentas seni oleh mahasiswa baru akan dilaksanakan saat penutupan pada Jumat (30/9). Uniknya lagi, bahasa pengantar PKKMB ini menggunakan dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan dibantu MC mahasiswa UISI yang berasal dari Afghanistan yaitu Arafat Hazrati.
"Harapannya dengan adanya PKMMB ini, timbul kesadaran bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pembelajar tapi juga sebagai roda penggerak bagi dirinya sendiri dan masyarakat," ungkap Presiden BEM UISI, Ardha Bintang Rivanda. (Nov/han) Editor : Hany Akasah