RADAR GRESIK – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Gresik resmi menabuh genderang regenerasi kepemimpinan.
Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang akan segera digelar, panitia kini resmi membuka pendaftaran bagi bakal calon Ketua Umum Percasi Gresik masa bakti 2026-2030.
Ketua Percasi Kabupaten Gresik, Suharto, menegaskan bahwa proses ini merupakan langkah krusial untuk menjaga keberlanjutan prestasi olahraga catur di Kabupaten Gresik. Ia menjelaskan bahwa hak untuk memilih dan dipilih telah diatur secara ketat dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.
Baca Juga: Cetak Talenta Masa Depan, 300 Peserta Ikuti Freeport Grassroots Tournament di Stadion Gejos Gresik
"Sesuai Pasal 9 ART, yang memiliki hak konstitusional untuk memilih dan dipilih menjadi Ketua adalah anggota resmi Percasi Kabupaten Gresik. Kami ingin memastikan nakhoda berikutnya adalah sosok yang benar-benar memahami dinamika internal dan memiliki loyalitas tinggi terhadap kemajuan atlet kita," tegas Suharto, Selasa (28/4).
Suharto juga menambahkan bahwa syarat domisili menjadi poin utama dalam penjaringan ini. "Calon harus WNI dan ber-KTP Gresik. Integritas mereka juga diuji lewat surat pernyataan kesanggupan tertulis untuk memimpin selama satu periode penuh," imbuhnya.
Di sisi teknis, Ketua Panitia Muskab Percasi Gresik, Sayuto, menjelaskan bahwa proses penjaringan telah dimulai sejak Senin, 27 April 2026, dan akan berlangsung hingga 2 Mei 2026. Panitia telah menyiapkan skema pemilihan yang demokratis, mulai dari musyawarah mufakat hingga opsi pemungutan suara terbanyak.
Baca Juga: Cari Bibit Unggul dari Desa, Turnamen Mini Soccer Usia 10 Tahun Digelar di Hulaan Gresik
"Jika bakal calon lebih dari satu orang, kami akan memberikan ruang seluas-luasnya untuk bermusyawarah mufakat. Namun, jika kesepakatan tidak tercapai, maka jalur suara terbanyak atau voting akan ditempuh. Kami juga menyiapkan skema undi jika terjadi perolehan suara yang tetap sama kuat setelah pemilihan ulang," jelas Sayuto.
Terkait biaya administrasi, Sayuto memaparkan bahwa setiap kandidat wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 15.000.000 sebagai bentuk komitmen dan pengesahan pencalonan.
"Pembayaran dilakukan satu pintu ke rekening Bendahara. Kami imbau bagi putra-putri terbaik Gresik yang ingin memajukan dunia catur untuk segera mendaftar sebelum batas akhir pada 2 Mei pukul 16.00 WIB. Jika kuota pendaftar belum terpenuhi, panitia akan memberikan perpanjangan waktu selama dua hari," pungkasnya.
Bagi pihak yang membutuhkan koordinasi lebih lanjut terkait berkas dan pendaftaran, panitia menyediakan layanan informasi melalui kontak person. Adapun kontak yang bisa dihubungi ialah Bondan 0812-1706-9411, Agus Firman 0852-3123-3313, dan Dewi 0895-3283-87119.
Melalui Muskab 2026 ini, Percasi Gresik diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang lebih solid dan inovatif dalam mencetak atlet-atlet catur berkaliber nasional dari Bumi Wali. (rir/han)
Editor : Hany Akasah