Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cari Bibit Unggul dari Desa, Turnamen Mini Soccer Usia 10 Tahun Digelar di Hulaan Gresik

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Kompak: Para pemain usia dini menunjukkan kekompakan saat mengikuti turnamen mini soccer usia 10 tahun di Desa Hulaan, Menganti. (Fajar/Radar Gresik)
Kompak: Para pemain usia dini menunjukkan kekompakan saat mengikuti turnamen mini soccer usia 10 tahun di Desa Hulaan, Menganti. (Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Upaya menjaring talenta muda di bidang olahraga sepak bola terus digalakkan di Kabupaten Gresik. Salah satunya melalui gelaran Turnamen Mini Soccer Usia 10 Tahun yang berlangsung meriah di Lapangan Jatiluhur, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh MI Riyadhatul Athfal Hulaan ini menjadi panggung bagi pesepak bola cilik untuk menunjukkan bakat terpendam mereka. Tercatat, sebanyak 6 tim perwakilan dari berbagai RW di wilayah Hulaan turut ambil bagian dalam kompetisi ini.

Advertisement

Anggota DPRD Kabupaten Gresik, Abdullah Hamdi, yang hadir langsung di lokasi menyampaikan dukungannya terhadap kompetisi usia dini tersebut.

Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang tanding, melainkan wadah krusial untuk mencetak pemain berkualitas di masa depan.

“Turnamen ini menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit unggul, terutama di usia 10 tahun. Pembinaan sejak dini adalah langkah penting dalam mencetak pemain sepak bola yang berkualitas,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik tersebut di sela-sela pertandingan.

Hamdi menambahkan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara kontinyu guna memastikan bakat-bakat anak di wilayah Menganti, khususnya Hulaan, tidak terputus dan terus terpantau.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana kegiatan, Ahmad Zaini. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan moral maupun materiil dari Abdullah Hamdi yang peduli terhadap perkembangan olahraga di desa.

“Kami memulai dari potensi yang ada di Desa Hulaan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi sarana pembinaan pemain usia dini yang konsisten,” ungkap Zaini.

Lebih lanjut, Zaini berharap turnamen ini ke depannya bisa menjadi penyuplai talenta berbakat bagi pembinaan sepak bola di bawah naungan PSSI Kabupaten Gresik.

“Semoga ke depan kita bisa terus konsisten memberikan kontribusi bagi PSSI Kabupaten Gresik, sehingga anak-anak kita mampu melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (jar/han)

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Manfaatkan Keramaian Parade Sound Horeg Menganti, Penjual Arak Bali Asal Sidoarjo Diciduk Polisi

Manfaatkan Keramaian Parade Sound Horeg Menganti, Penjual Arak Bali Asal Sidoarjo Diciduk Polisi

RADAR GRESIK – Seorang pria berinisial DJR (36) tak berkutik saat diamankan anggota Polsek Menganti. Pria tersebut kedapatan nekat menjual minuman keras (miras) jenis arak Bali di tengah keramaian parade puluhan

Meriahkan HUT ke-62 Bersama Warga Menganti, Wongso Negoro Patok Sembilan Kursi DPRD Gresik

Meriahkan HUT ke-62 Bersama Warga Menganti, Wongso Negoro Patok Sembilan Kursi DPRD Gresik

RADAR GRESIK – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik menggelar pertunjukan seni tradisional ludruk Gita Praja di Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan,

Parade Sound Horeg Desa Menganti Menuai Sorotan, Panitia Buka Suara Soal Isu Iuran Rp 1,5 Juta

Parade Sound Horeg Desa Menganti Menuai Sorotan, Panitia Buka Suara Soal Isu Iuran Rp 1,5 Juta

RADAR GRESIK – Pelaksanaan kegiatan Kirab Budaya dalam rangka Sedekah Bumi Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, menuai sorotan hangat di tengah masyarakat. Penggunaan puluhan armada sound horeg dalam ajan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer