Di usia menginjak remaja, kini Gresik United ditarget masuk ke kasta tertinggi liga 1. Bergabung di grup tengah Liga 2. Saat ini, klub berjuluk Laskas Joko Samudro itu berada di urutan ketiga dengan nilai 10 poin.
President Klub Gresik United, Fandi Akhmad Yani yang juga menjabat sebagai Bupati Gresik mengatakan meski kompetisi Liga 2 berhenti tanpa kejelasan. Tidak membuat manajemen Gresik United menghentikan latihan, atau meliburkan pemain. Sebaliknya manejemen meminta pemain tetap latihan dibawah arahan jajaran pelatih. “Kami tidak meliburkan pemain karena ada niat sungguh-sungguh membawa Gresik United berprestasi lagi kedepannya,” ujarnya.
Gus Yani sapaan akrab President Klub Gresik United menjelaskan banyak hal yang dilewati dalam dinamika baik dari manajemen dan pemain. Mudah-mudahan jadi kekuatan bersama melewati masa sulit, dan berdoa agar lolos ke Liga 1. “Target kami kembali ke kasta liga 1. Ini tidak mudah sebab butuh kekompakan supporter dan manajemen,” jelasnya.
Sementara itu, CEO Gresik United Muhammad Syaifuddin Allan mengungkapkan saat ini 60 persen pemain Gresik United berasal dari kompetisi Liga 3 musim lalu
“Saat ini merupakan kekayaan Gresik United untuk masa mendatang. Untuk itu, saya meminta pemain terus berlatih dengan penuh motivasi,” pungkasnya. (yud/han) Editor : Hany Akasah